Suara.com - Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) DKI Jakarta menggelar pelayanan full day service pada malam pergantian tahun baru. Pelayanan tersebut dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Kepada masyarakat melakukan proses pembayaran pajak terlambat agar datang lebih awal. Hal tersebut mengingat animo masyarakat yang cukup tinggi pada hari ini.
"Sampai dengan malam tahun baru, Samsat masih tetap buka hingga pukul 21.00 WIB. Hal ini kami lakukan guna mengakomodir tingginya animo masyarakat jelang berakhirnya program penghapusan PKB dan BBN-KB," kata Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arif Fazlurrahman, di Polda Metro Jaya, Senin (31/12/2018).
Arif mengatakan, terjadi pelonjakan dibanding tahun 2017. Angka tersebut mencapai 50 persen.
"Sekitar 50 persen. Pokoknya kami berikan pelayanan yang all out kepada masyarakat. Sehingga semua kebutuhan dapat ter cover dan terlayani dengan baik," jelasnya.
"Tidak menutup kemungkinan ada satu dan lain hal, masyarakat mungkin karena baru siap pada akhir-akhir ini, maka di hari akhir ini cukup membludak dan cukup tinggi wajib pajaknya maka harapannya, ditengah situasi yang padat. Maka harus bersabar, kita akan memberikan pelayanan maksimal," imbau Arif.
Diberitakan sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya dan Badan Pendapatan dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menggelar program penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). Program ini berlaku sejak 19 Desember hingga 31 Desember 2018 mendatang.
Berita Terkait
-
Tahun Baru di Aceh Dilarang, Wali Kota Perintahkan Sita Terompet
-
Malam Tahun Baru di Jakarta, TransJakarta Tambah 126 Bus
-
Tahun Baru di Mall Ini Banyak Acara Hiburan, Intip Programnya
-
5 Trik Biar Makan Tetap Terkendali Saat Barbeque Tahun Baru
-
Ini 4 Lokasi Panggung Hiburan di Jakarta untuk Rayakan Malam Tahun Baru
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku