Suara.com - Setelah sempat menjadi buron beberapa hari, akhirnya pemuda berusia 18 tahun berinisial S yang menjadi pelaku utama pemerkosa dan pembunuh pelajar SMP di Nusa Tenggara Barat, ditangkap Tim Resmob Polres Lombok Timur.
Polisi menangkap S di wilayah Kecamatan Suralaga, Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 08.00 WITA. S terpaksa dilumpuhkan memakai timah panas di bagian kaki karena berusaha kabur dari sergapan polisi.
“Pelaku utama sudah ditangkap. Saya dapat laporan dari anggota bersama pak kades,” kata Kapolsek Suralaga Ipda Nicolas Usman, seperti diberitakan Lombokita—jaringan Suara.com.
Namun, pihaknya belum memastikan lokasi S saat diringkus. Sementara Kasat Reskrim Polres Lotim Ajun Komisaris I Made Yogi Purusa Utama juga membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Lombok Timur untuk menjalani proses hukum.”
Sebelumnya, tiga dari empat pelaku pemerkosaan terhadap Ebi Abadi, siswi sekolah yang masih berusia 15 tahun di NTB, lebih dulu ditangkap. Karena melawan saat ditangkap, ketiganya ditembak.
Ketiga pelaku itu ialah Irwan Hadi (34), Makbullah (23), dan Ade Putra Ependi (25). Mereka ditangkap pada hari Sabtu (29/12) akhir pekan lalu.
Irwan, Makbullah, dan Ade ditangkap di tempat berbeda. Ketiga pelaku tersebut terlebih dahulu dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha melawan dan berontak saat akan ditangkap polisi.
Keempat orang tersebut memerkosa Ebi hingga tewas pada Jumat (28/12) malam. S yang merupakan kekasih Ebi menjemput sang pacar dengan alasan untuk mengikuti kegiatan keagamaan.
Baca Juga: Tahun 2018, Realisasi Anggaran ESDM Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir
Sebelum memerkosa, mereka lebih dulu berpesta miras kebun milik salah seorang warga setempat. S lebih dulu memerkosa Ebi. Setelahnya, ia menawarkan tubuh Ebi untuk dirudapaksa tiga rekannya di lokasi berbeda.
Saat diperkosa, Ebi sempat pingsan. Ketika dibawa para pelaku ke puskesmas setempat, Ebi meninggal dunia dalam perjalanan.
Berita ini kali pertama diterbitkan Lombokita.com dengan judul “Pelaku Utama Pemerkosa dan Pembunuh Pelajar Ditangkap”
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal