Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem Bidang Agama, Hasan Aminuddin, mengakui kedua telinganya masih normal ketika mendengar lantunan bacaan Presiden Jokowi dalam salat.
Hasan menuturkan, dirinya menjadi saksi saat Capres nomor urut 1 Jokowi salat kala menghadiri undangan acara buka puasa bersama di kantor DPP Partai NasDem.
"Saya secara pribadi pernah mendengar secara langsung saat Pak Jokowi diundang buka puasa bersama di kantor DPP Partai NasDem. Saya kebetulan satu saf dengan dia. Walaupun dia tidak mengimami, ternyata telinga saya masih normal, mendengar begitu fasihnya niat salat Magrib dan membacakan surat Al Fatihah saat tiga rkaat dalam Magrib," kata Hasan, yang juga anggota Komisi VIII DPR RI ini kepada wartawan di Surabaya, Kamis (3/1/2019).
Karenanya, mantan Bupati Probolinggo dua periode ini mendukung langkah Dewan Ikatan Dai Aceh yang mengusulkan tes baca Alquran bagi kedua capres, baik Jokowi maupun Prabowo.
Ini untuk membuktikan fakta keimanan dan ketakwaan bagi kedua capres yang berlaga di Pilpres 2019.
Bahkan, Ikatan Dai Aceh pada 29 Desember 2018 lalu telah mengirimkan surat secara resmi kepada kedua pasangan capres-cawapres terkait tes baca Alquran.
"Saya berharap betul bagi Pak Jokowi dan Pak Prabowo Subianto bisa memenuhi undangan para Dai Aceh untuk mengikuti tes baca Alquran. Saya selaku Ketua DPP Nasdem Bidang Agama sangat mendukung sekali terhadap undangan para Dai Aceh," tegasnya seperti diberitakan Beritajatim.com.
Menurut Hasan, tes baca Alquran merupakan solusi cerdas yang selama ini banyak tokoh agama berpolitik menjustifikasi agama, terutama Islam.
"Karena selama ini Alquran dan hadist yang dibuat justifikasi dan memfitnah salah satu capres yang saya dukung yaitu Bapak Jokowi. Maka saya berharap kedua capres menghadiri undangan tersebut," terangnya.
Baca Juga: Raba Muka Hingga Bokong, Dosen UIN Dilaporkan Mahasiswinya ke Polisi
Politikus yang juga Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta ini optimistis, Capres Jokowi yang berpasangan dengan KH Maruf Amin mampu mengikuti tes baca Alquran secara baik dan benar.
"Saya tahu secara langsung Bapak Jokowi beriman dan mengamalkan perintah agama, terutama salat lima waktu.”
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul "Hasan: Telinga Saya Masih Normal Dengar Bacaan Jokowi Salat"
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend