Suara.com - Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mendapat bantuan dana kampanye dari mahasiswa asal Depok, Jawa Barat. Bantuan itu sebesar Rp 90 ribu rupiah dan diberikan Alfian langsung ke Sandiaga.
Alfian mengatakan, alasan dirinya memberikan bantuan dana untuk kampanye Prabowo - Sandiaga merupakan bentuk partisipasi masyarakat. Ia menyebut selama ini pasangan calon yang berlaga di Pemilu kerap mendapat sokongan dana dari pengusaha.
"Saya harap masyarakat bisa terlibat, karena selama ini capres cawapres dibiayain pengusaha," ujar Alfian di acara diskusi Gerakan Milenial Indonesia (GMI) di Depok, Jawa Barat, Senin (7/1/2019).
Ia menyadari dana yang dikeluarkan dari dompet pribadinya tidak besar nominalnya. Terpenting, kata Alfian, bisa memicu partisipasi masyarakat mendukung calon pilihanya.
"Saya kasih cuma Rp 90 ribu saja, nggak gede kok," kata dia.
Setelah mendapat bantuan dana dari mahasiswa, Sandiaga mengaku senang dan mengucapkan terima kasih.
Ia menyebutkan bahwa total dompet yang didapatkan paslon 02 berjumlah tujuh buah. Diharapkan pemberian ini menjadi pemacu semangat bagi pasangan Prabowo - Sandiaga menjelang pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.
"Ini simbol untuk perjuangan kami. Kami ingin dompet-dompet kembali tebal bila kita terpilih kelak. Mudah-mudahan ini jadi penyemangat Prabowo-Sandi," ucap Sandiaga.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Kata Ahmad Dhani soal Perjodohan Dul dengan Aaliyah Massaid
Berita Terkait
-
KPU Batalkan Penyampaian Visi - Misi, BPN: Kemunduran Kualitas Demokrasi
-
Dijuluki Partai Alai dari Kubu Prabowo, PSI: Lawan Jilat Ludah Sendiri
-
Guntur Romli Sebut Prabowo Layak Masuk Rekor Muri Sebagai Capres Pembohong
-
Aneh, 71 Tim Kampanye di Jateng Laporkan Dana Kampanye Rp 0
-
Usai Salat Maghrib, Jokowi Didoakan Nenek-nenek Lanjut Dua Periode
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kunjungi Borobudur, Wamensos Agus Ajak Warga Lebih Mandiri Lewat Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok
-
Wamensos Agus Jabo Tinjau Pembangunan Rumah Sejahtera Terpadu di Magelang
-
Ada Truk 'Lumpuh', Arus Lalu Lintas di Brigjend Katamso Jakarta Barat Semrawut Pagi Ini
-
BNPT Tangkap 230 Orang Terkait Pendanaan Terorisme
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan