Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan ada 2 lagi mucikari transaksi seks artis dan model yang masih dikejar. Dua mucikari artis dan model itu berstatus buron.
Dua mucikari itu terungkap setelah polisi menangkap dua mucikari prostitusi online Vanessa Angel, ES dan TN. Keduanya sudah menjadi tersangka.
ES dan TN ditangkap saat bertransaksi seks antara Vanessa Angel dan pembelinya, seorang pengusaha pasir asal Lumajang, Rian.
“Ada 2 mucikari yang menjadi target pengejaran kami, mereka sebagai perantara,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Polda Jawa Timur, Selasa (8/1/2019).
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur membuka rekam data digital ponsel milik mucikari Vanessa Angel dan Avriellia Shaqila, Selasa (8/1/2019). Rekaman dana digital itu akan mengungkap rekaman percakapan transaksi seks prostitusi online antara si mucikari dengan Vannesa Angel dan Avriellia Shaqila.
Dua mucikari Vanessa Angel dan Avriellia Shaqila adalah ES dan TN. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan data ponsel mucikari Vanessa Angel dan Avriellia Shaqila itu diperiksa laboratorium forensik. Targetnya data digital mucikari Vanessa Angel dan Avriellia Shaqila rampung diunduh 3 pekan lagi.
"Di situlah data pendukung kasus prostitusi ini akan terungkap. Mereka bicara dengan siapa saja, kirim apa saja akan terbongkar," kata barung di Polda Jawa Timur, Selasa (8/1/2019).
Bahkan, polisi akan mengungkap tarif transaksi seks para artis dan model tersebut. Polisi akan bekerja sama dengan pihak provider selular untuk membuka data digital itu.
"Jadi kami tidak akan asbun (asal bunyi). Polisi bekerja sesua data. Kalau sudah terbuka semua, maka akan ketahuan nama-nama pemesan dan harga yang disepakati," pungkasnya.
Baca Juga: Prostitusi Vanessa Angel Terjadi di Daerahnya, Ini Tanggapan Pakde Karwo
Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi online setelah melakukan penggerebekan di sebuah hotel bintang lima di Surabaya, Sabtu (5/1/2018).
Selain Vanessa Angel, polisi juga menangkap Avriellia Shaqila yang melakoni bisnis serupa. Kedua artis perempuan tersebut dibayar dengan tarif Rp 80 juta dan Rp 25 juta untuk sekali kencan.
Kontributor : Achmad Ali
Tag
Berita Terkait
-
Prostitusi Vanessa Angel Terjadi di Daerahnya, Ini Tanggapan Pakde Karwo
-
Vanessa Merasa Dijebak, Polisi: Lewat Ponsel Germo, Semua Bisa Terbongkar
-
3 Pekan Lagi, Polisi Bongkar Tarif 40 Artis dan 100 Model Mucikari Vanessa
-
Ada Penyanyi Dangdut yang 'Dipelihara' Muncikari di Kasus Vanessa Angel
-
Data Digital Ponsel Mucikari Akan Ungkap Percakapan Vanessa Angel
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?
-
Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex
-
Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose
-
Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos
-
Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Pantau Intervensi Imunisasi Zero Dose di Lampung