Suara.com - Capres nomor urut 1 Jokowi mengakui merasa jengkel karena ada pihak yang tak optimistis atas kemajuan Indonesia, bahkan berani melontarkan pernyataan negara bakal bubar.
Hal ini dikatakan Jokowi saat menghadiri acara Deklarasi Alumni Universitas Indonesia untuk Jokowi – Amin di kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).
"Saya kadang jengkel dan marah untuk hal-hal seperti itu. Bagaimana negara sebesar Indonesia ini, tak bangun optimisme. Sesulit apa pun rintangan itu, harus bersama-sama membangun negara ini," tegas Jokowi.
Ia menegaskan, tidak boleh ad yang menyebut Indonesia bakal bubar, apalagi pesimistis Indonesia bakal punah.
"Jangan sampai ada pesimisme di antara kita. Jangan sampai ada yang bilang Indonesia bubar, enggak ada! Jangan sampai ada yang bilang Indonesia punah, tidak ada! Tidak ada, tidak ada, saya katakan tidak ada. Kita harus optimistis.”
Berita Terkait
-
Agnez Mo Curhat ke Jokowi Sering Dianggap Arogan
-
Hadiri Deklarasi Alumni UI, Jokowi Datang Naik Sepeda
-
Jokowi di Hadapan Ribuan Pengojek Online: Pilih Pemimpin Berpengalaman
-
Keluar JIExpo, Presiden Jokowi Dicegat Pengojek Online
-
Jokowi Intruksikan Menhub Siapkan Regulasi Baru Soal Transpotasi Online
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura