Suara.com - Politikus Partai Gerindra Habiburokhman membenarkan kalau Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno sudah melakukan kampanye di 1.000 titik di seluruh Indonesia. Habiburokhman menerangkan, kegiatan kampanye Sandiaga beragam, mulai dari salat subuh hingga senam bersama masyarakat.
"Kalau orang enggak pernah turun mungkin enggak percaya bisa 1000 titik. Saya itung saja ya, beliau (sandiaga) itu sejak minggu ketiga atau kedua agustus, berarti kan udah 3 bulan lebih plus 10 hari, sekitar 120 hari," kata Habiburokhman di Resto Tjikini Lima, Jakarta, Minggu (13/1/3019).
Pernyataan Habiburokhman sekaligus membantah tudingan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah. Inas sebelumnya sempat menilai kampanye 1.000 titik yang dilakukan Sandiaga Uno dianggap hanya hoaks.
Habiburokhman yang juga Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengatakan, Sandiaga dalam satu hari bisa kampanye di 10 titik, dan dimulai dari setelah salat Subuh.
"Sehari saja beliau sejak salat subuh bersama sudah keluar kemudian jalan kaki, senam, sehari itu memungkinkan sekali 10 titik, kalau pak Sandi lebih ini bisa 10 titik," kata dia.
"Kalau 10 titik dikali 130 hari ya masuk akal 1000. Tapi memang tentu Pak Sandi punya dokumentasi yang sangat detail, sangat lengkap," Habiburokhman menambahkan.
Berita Terkait
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya
-
Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta