Suara.com - Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu akan menggelar rapat pleno membahas ada atau tidaknya dugaan pelanggaran kampanye terkait pemaparan visi misi Calon Presiden petahana Joko Widodo atua Jokowi di sejumlah stasiun televisi. Jokowi sempat memaparkan visi misi di lima stasiun televisi yang disiarkan, Minggu (13/1/2019) malam kemarin.
Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat pleno. Hal itu, kata Fritz guna mengkaji terkait ada atau tidaknya dugaan pelanggaran kampanye pada tayangan tersebut.
"Nanti kami sampaikan hasil kami ya. Mau diplenokan," tutur Fritz kepada wartawan, Senin (14/1/2019).
Jokowi memaparkan visi misi dalam acara bertajuk 'Visi-Misi Presiden RI Lima Tahun ke Depan'. Paparan ini disampaikan langsung oleh Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia yang disiarkan di stasiun televisi SCTV, JakTV, TVOne, Indosiar dan Net TV.
Padahal, berdasarkan Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, visi-misi merupakan salah satu bentuk kampanye.
Sementara itu, dalam Peraturan KPU (PKPU) Kampanye Nomor 23 Tahun 2018 menjelaskaan bahwa Kampanye peserta pemilu di media massa hanya diperbolehkan berlangsung selama 21 hari, yakni sejak 24 Maret 2019 dan berakhir pada 13 April 2019. Artinya, kekininan kedua pasangan Capres-Cawapres sejatinya tidak diperkenankan melakukan kampanye di media massa.
Berita Terkait
-
Tak Peduli Hujan, Jokowi Temui Ribuan Perangkat Desa di GBK
-
Posko BPN Prabowo Dibangun di Solo, Jokowi Tertawa dan Ucapkan Ini
-
Senin Pagi Jokowi Blusukan ke Gedung BKPM, Ada Apa?
-
Sepak Terjang Presiden Jokowi di Mata Gerakan Koperasi Indonesia
-
Karakter Jokowi dan Prabowo Beda, Pengamat: Debat Capres Penentu Pemenang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tragis! Banjir Cilincing Telan 3 Korban Jiwa, Anak Temukan Ayah-Ibunya Tewas Tersengat Listrik
-
Pedagang Cilok di Jakarta Barat Tega Tusuk Teman Seprofesi, Polisi Masih Dalami Motif
-
PDIP Ambil Posisi Penyeimbang, Pengamat Ingatkan Risiko Hanya Jadi Pengkritik
-
Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya
-
Viral Ratusan Ton Bantuan Korban Banjir Bireuen Ternyata Menumpuk Rapi di Gudang BPBD!
-
Wajahnya Terekam Jelas! Begal Payudara Sasar Pelajar SMP di Jakbar, Korban Sampai Trauma
-
Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka
-
Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta
-
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm
-
Pilkada Langsung vs Lewat DPRD: PKS Masih Kaji, Ajak Semua Pihak Bahas dengan Kepala Dingin