Suara.com - Polres Kendal berhasil meringkus tersangka pencurian mobil jenazah milik Rumah Sakit Baitul Hikmah, Kendal yang hilang pada akhir November 2018.
Tersangkanya adalah Karno, lelaki berusia 48 tahun. Ia merupakan residivis kambuhan spesialis pencurian. Ia ditangkap pada Desember 2018.
Kepada polisi, Karno mengakui mencuri mobil jenazah itu karena mabuk jamur kotoran sapi alias masrum.
"Dia mengakui di bawah pengaruh mabuk jamur kotoran sapi. Tapi kami yakin itu hanya dalih, mabuk kok mencuri,” kata Kapolres Kendal Ajun Komisaris Besar Hamka Mappaita, Selasa (22/1/2019).
Ia menjelaskan, Karno melancarkan aksinya saat mengantar teman berobat di Unit Gawat Darurat RS Baitul Hikmah Kendal, akhir November 2018.
Saat mengantar itu Karno tengah mabuk masrum dan mengira mobil jenazah adalah kendaraan miliknya.
"Dia masuk ke dalam mobil jenazah, kuncinya masih menggantung dan langsung tancap gas," terang Hamka.
Pihak rumah sakit lantas melaporkan adanya pencurian ke Polres Kendal pada Desember 2018. Karno sendiri sempat buron. Dalam waktu sepekan setelah mendapat laporan, polisi berhasil meringkusnya berkat informasi warga.
Dalam catatan kepolisian, tersangka Karno rupanya sudah empat kali melakukan tindak kejahatan pencurian. Akibat aksi terbarunya itu, Karno diancam Pasal 363 KUHP dengan hukuman 7 hingga 9 tahun penjara.
Baca Juga: Habis Makan Bothok Mercon Mbah Wiro, Sutimin Mendadak Meninggal
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau