Suara.com - Sebuah video mendadak viral di media sosial Facebook. Dalam unggahan video 30 detik itu, disebut ada TKA asal China yang dipanggil nama Karsono, diduga memiliki identitas KTP Indonesia.
Mendapati video viral itu, Kantor Imigrasi Kelas IA Kota Semarang, Jawa Tengah langsung turun tangan. Lantas bagaimana hasilnya?
"Tak ada pemalsuan identitas, dia (TKA China) tidak punya KTP Indonesia. saya kroscek ke Imigrasi Cilacap dia punya identitas China, nama aslinya Shan Lichang," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas IA Kota Semarang, Ramli HS, saat dikonfirmasi Rabu (30/1/2019).
Dalam investigasinya, Ramli mengatakan, nama sebenarnya dari Karsono adalah Shan Lichang warga negara China dan telah bekerja selama satu tahun di PLTU Buton, Kabupaten Cilacap.
"Pria China itu bekerja di PLTU Cilacap, yang bersangkutan punya izin tinggal terbatas karena dia bekerja sebagai tenaga ahli mekanikal di sana selama setahun," ungkap dia.
Ramli menerangkan, dalam pemeriksaan didapat ada kesalahpahaman soal sebutan nama yang sempat viral dalam video itu oleh petugas sekuriti.
"Dia (sekuriti) yang membuat video itu dan sengaja memanggil dengan nama Karsono agar viral. Polisi juga sempat memeriksa sekuriti itu," terangnya.
Pihaknya menyebut, jika pengawasan terhadap para pekerja asing yang berada di PLTU Cilacap cukup ketat. Terutama pengawasan agar tidak ada pekerja yang menyalahi aturan izin tinggal di Indonesia.
"Termasuk menyelidiki keberadaan pekerja asing yang tinggal di rumah-rumah penduduk lokal. Kalau ada orang asing bisa menunjukan surat izin kerjanya sesuai aturan, ya tidak masalah," ucap Ramli.
Baca Juga: Tabloid Indonesia Barokah Gagal Rebut Pemilih Prabowo - Sandiaga
Menurut dia, saat ini TKA China yang disebut sebagai Karsono telah kembali bekerja seperti biasanya. Sebelumnya, pria asing itu sempat menjalani pemeriksaan mendalam namun akhirnya dilepas.
"Sudah kita periksa. Karena eggak terbukti, makanya kita lepas lah," tukas Ramli.
Data diri TKA China itu juga sudah diperiksa oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah. Hasilnya, tidak ada pelanggaran administrasi identitas dan izin ketenagakerjaan.
"Sudah kami cek, izinnya ada dan lengkap, jadi tak ada masalah. Soal viralnya video itu karena gurauan bercanda sekuriti PLTU saja," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, Wika Bintang.
Kontributor : Adam Iyasa
Tag
Berita Terkait
-
Kawat Gigi Pria Ini Nyangkut di Baju Teman Saat Berpelukan, Videonya Viral
-
Cerdik, Facebook Pekerjakan Dua Musuhnya
-
CEK FAKTA: TKA China Punya KTP Cilacap Atas Nama Karsono, Benarkah?
-
Merger WhatsApp, Instagram dan Facebook Waspadai Perlindungan Data Pribadi
-
Pulang Kampanye dari Wonogiri, Sandiaga Uno Dikawal 10 Mobil PDIP
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret