Suara.com - Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno telah menyelesaikan kampanyenya di Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (29/1/2019). Saat akan meninggalkan Wonogiri, rombongan Sandiaga justru dikawal oleh barisan mobil berstiker PDIP.
Sandiaga mengungkapkan, rombongan mobil PDIP tersebut sebelumnya meminta izin terlebih dahulu kepada dirinya. Izin itu disampaikan untuk mengawal Sandiaga hingga ke perbatasan.
"Silakan saja, saya ijinkan. Mereka ingin mengawal sampai perbatasan. Saya malah berterima kasih mereka mengawal. Ini negara demokrasi. Kehormatan di kawal oleh PDIP, kami sejak awal berkomitmen menciptakan kampanye sejuk, kampanye yang mempersatukan bukan memecah belah,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/1/2019).
Dalam video yang diterima Suara.com, mobil berstiker PDIP itu berjumlah 10 unit. Mobil-mobil itu berjejer dan turut mengikuti rombongan Sandiaga yang akan melanjutkan kampanyenya.
Mobil-mobil tersebut hanya mengawal Sandiaga hingga ujung perbatasan Wonogiri. Sementara Sandiaga beserta rombongan terus melanjutkan perjalanan untuk berkampanye di kawasan Pati, Rembang dan Demak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau