Suara.com - Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menginstruksikan kepada seluruh jajarnya untuk tidak segan-segan menembak pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan. Petugas kata dia, dapat melumpuhkan pelaku yang membahayakan tim Cobra Polres Lumajang saat menjalankan tugasnya.
"Dengan tegas, saya perintahkan kepada Tim Cobra untuk tidak segan menembak para pelaku kriminal apabila sudah sangat membahayakan petugas maupun masyarakat di lapangan," kata Arsal di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, seperti dilansir Antara, Sabtu (2/2/2019).
Arsal menerangkan, selama tim Cobra Polres Lumajang dibentuk sekitar 15 pelaku kejahatan berhasi dilumpuhkan di bawah kepemimpinannya. Pelaku dilumpuhkan karena membahayakan petugas di lapangan saat melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak kriminalitas.
"Selama 2,5 bulan masa kepemimpinan saya, setidaknya Tim Cobra Polres Lumajang telah menembak 15 pelaku kejahatan yang selama ini meresahkan masyarakat Lumajang," tuturnya.
Para pelaku tindak kriminalitas yang dihadiahi timah panas oleh Tim Cobra Polres Lumajang bentukan Kapolres AKBP M. Arsal Sahban itu terdiri dari lima orang kasus begal, tiga orang kasus pencurian hewan, empat orang kasus pencurian kendaraan bermotor, dua orang kasus pemerkosaan anak dibawah umur, dan satu kasus pembunuhan disertai pencurian.
"Pelaku yang ditembak di antaranya tersangka (berinisial) RT yang merupakan pelaku spesialis begal dan perampokan yang terkenal sadis yang melakukan kejahatan di 14 tempat kejadian perkara (TKP), serta dua pelaku pencurian motor yang merupakan jaringan Kabupaten Jember atas nama ML dan ST yang juga merupakan residivis yang baru keluar empat bulan dari penjara," katanya.
Lebih jauh Arsal mengataan, kasus kriminalitas yang tertinggi di Kabupaten Lumajang dengan persentase 34 persen, sehingga pelaku harus dihadiahi timah panas, disusul pencurian hewan dengan persentase 20 persen, dan sisanya kejahatan lainnya.
"Kampanye penembakan tegas terhadap pelaku kejahatan bukanlah usaha kami untuk masuk ke ranah pelanggaran HAM. Itu adalah wujud nyata Polri sebagai garda terdepan pemberantas kejahatan dan merupakan 'shock therapy' kepada pelaku lain, agar segera kembali ke jalan yang benar," tuturnya.
Pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 itu menyatakan ingin membentuk wajah garang kepolisian terhadap pelaku kriminal, namun humanis terhadap masyarakat yang taat aturan.
Baca Juga: Jokowi: Bubar dan Punah Sendiri Saja, Jangan Ajak Rakyat Indonesia!
"Kami tak akan pernah kehabisan peluru untuk membersihkan pelaku kejahatan kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang dan kami tidak akan pernah menyerah untuk perang terhadap para pelaku kriminal," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno