Suara.com - Praktek kejahatan dengan cara menghipnotis korban masih banyak terjadi. Kriminalitas jenis ini memang tidak dengan cara kekerasan, namun harta benda korban bisa dipreteli sampai habis. Makanya, kejahatan ini sebisa mungkin dihindari.
Kisah korban kejahatan hipnotis yang berhasil "melawan" dengan naluri ini cukup menarik disimak.
Netizen dengan akun @kleponwajik baru saja hampir menjadi korban hipnotis saat dirinya sedang naik angkutan umum. Kisahnya ini lalu ia bagikan dalam sebuah thread yang langsung viral di Twitter.
''Mbak-mbak berjilbab pink yang naik Minitrans jam 21:00-an dari bus stop depan Ratu Plaza, terima kasih. Saya (rasanya) tadi nyaris jadi korban gendam, dan kalau bukan karena bicara ke mbak mungkin udah beneran amblas kehipnotis. I'm safe now.'' tulisnya mengucapkan terima kasih setelah gagal menjadi korban hipnotis.
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 9 malam saat dirinya hendak pulang dari daerah Plaza Senayan. Memutuskan naik Minitrans, kondisi angkutan umum tersebut cukup sepi, ia lalu memilih duduk di bagian tengah.
Duduk sendiri, gadis ini tiba-tiba dihampiri oleh seorang ibu berbaju lusuh. Aneh, ibu ini langsung membentaknya dan memukul kepalanya dengan jari di daerah ubun-ubun.
''Sambil membentak, "KAMU SEBELAH SINI!", dia memukul kepala saya dengan jari tangannya, persis di ubun-ubun. Kaget, dong. Lah siapa nih nggak kenal kok main bentak-bentak? Kenapa seenaknya sentuh-sentuh kepala orang? Kenapa main perintah?'' tulis @kleponwajik melanjutkan kisahnya.
Sesaat setelah dipukul kepalanya dengan jari, gadis ini merasa limbung dengan pandangan tidak fokus serta bunyi sekelilingnya menjadi diam, kecuali suara sang ibu.
Walaupun sudah cukup hampir tidak sadarkan diri, gadis ini sukses menjauh dari sang ibu. Dengan kondisi limbung ia mencoba untuk mendekat pada seorang gadis lainnya yang mengenakan jilbab berwarna pink.
Dengan suara pelan dan bergetar, gadis ini meminta bantuan kepada gadis berjilbab pink tersebut untuk terus mengawasinya.
''Saya putuskan mendekati mbak-mbak berjilbab pink yang lagi ngobrol sama temannya. Mereka duduk berhadapan. Kebetulan bangku di sampingnya kosong. With shaky steps I went to her and with equally shaky voice I said, ''Mbak, maaf. Tolong bantu awasi saya.'' tulisnya melanjutkan.
Walaupun kebingungan, gadis berjilbab pink ini terus mengajaknya berbicara hingga pandangannya fokus dan kondisi tubuhnya menjadi stabil.
Tidak lama setelahnya, si ibu tersebut menggebrak kaca jendela hingga mengagetkan seisi bus sebelum kemudian memilih turun di halte yang berada di Menara Astra.
Dengan bantuan gadis berjilbab pink, netizen ini akhirnya selamat. Kejadiannya ini lalu banjir komentar netizen.
''Yaampun alhamdulillah ya nggak kenapa2, stay safe mbaak'' tulis @calumiaa.
Berita Terkait
-
Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri
-
Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 27 WNA Diamankan
-
Polda Metro Jaya Catat Laporan Kejahatan Terbanyak Sepanjang 2025, Capai 74 Ribu Kasus
-
Kejahatan Siber Serang Industri Pasar Modal, OJK Minta Jaga Data Pribadi
-
Lindungi Diri di Media Sosial: Panduan Praktis Menghindari Penipuan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial