Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah mendapatkan perkembangan jika polisi sedang melakukan penyelidikan atas laporan kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku misterius kepada dua penyelidik saat sedang bertugas.
"KPK telah diberikan informasi bahwa Polri telah melakukan penyelidikan sejak 4 Februari 2019. Kami apresiasi tindakan cepat dari Polri untuk menelusuri peristiwa perkara pengeroyokan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dikonfirmasi, Selasa (5/2/2019).
Terkait laporan itu, KPK meminta agar polisi bertindak cepat sehingga pelaku dibalik kasus penganiayaan itu bisa segera tertangkap. Sebab, Febri menganggap negara tak boleh kalah dengan adanya aksi teror yang masih menyasar kepada aparat penegak hukum.
"Tindakan cepat ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa alat negara tidak boleh kalah terhadap upaya teror atau serangan yang dilakukan pada petugas yang menjalankan amanat Undang-undang untuk menegakkan hukum," tutup Febri.
Sebelumnya, Pemprov Papua membantah adanya penganiayaan terhadap petugas KPK saat berada di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019) malam. Untuk diketahui, di hotel tersebut sedang berlangsung rapat pembahasan hasil ulasan Kemendagri terhadap RAPBD Papua Tahun Anggaran 2019 antara pihak Pemerintah Provinsi dan DPRD Papua.
Tag
Berita Terkait
-
Keliling Bawa Golok di Malam Imlek, Hadi Tak Berkutik Dipepet Polisi
-
Dendam Pernah Dibacok, Pemuda Ini Bunuh Pembacoknya Pakai Tombak Ikan
-
Begini Kerja Admin Show Time Berbisnis Live Porno Pelajar SMA di Line
-
Shincan Merasa Puas Setelah Bunuh Mama Vina
-
Simpan Dendam Lama, Shincan Tebas Vina dan Suami di Rumahnya
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja