Suara.com - Polisi telah membekuk seorang pemuda berinisial LFD (22) lantaran kasus penganiayaan. Parahnya, korban yang ditikam pelaku saat diduga sedang mabuk itu adalah Ibu kandungnya sendiri.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes A. M. Kamal mengatakan, peristiwa penikaman itu terjadi saat pelaku terlibat cekcok mulut dengan istrinya di Kampung Kandowarira, Distrik Anotaurei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Rabu (6/2/2019).
Menurut Kamal, LFD yang sedang terpengaruh minuman keras itu mengejar dengan memegang pisau. Lantaran dianggap mencoba melerai, LFD pun langsung menusuk korban di bagian perut.
"Ibu kandung pelaku saat itu berusaha melerai dan menyampaikan kalimat yang membuat pelaku tersinggung. Sehingga pelaku menusuk dengan pisau yang digenggamnya di bagian perut sebelah kiri ibunya," kata Kamal seperti diwartakan Kabarpapua.com--jaringan Suara.com.
Saat bersimbah darah, korban lari ke depan rumah dan berteriak minta tolong. Beruntung, nyawa korban bisa diselamatkan setelah para tetangga datang dan membawanya ke rumah sakit. 'Satu buah pisau sudah diamankan sebagai barang bukti dan pelaku diamankan di Mapolres Kepualaun Yapen,” kata Kamal.
Menurut Kamal, perbuatan ini sangat disayangkan dan tidak sepatut dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya, apalagi saat melakukan penganiayaan itu, pelaku diduga sedang dalam pengaruh alkohol.
“Pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Atas perbuatan pelaku, dia terancam dijerat Pasal 351 Ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara,” tandasnya.
Sumber: Kabarpapua.com
Baca Juga: Bejat, Eks Pengurus Gereja Cabuli Anak Tetangga Sebanyak 2 Kali
Berita Terkait
-
Bejat, Eks Pengurus Gereja Cabuli Anak Tetangga Sebanyak 2 Kali
-
Polisi yang Interogasi Pencuri Pakai Ular Bakal Diproses
-
Kena Pasal Berlapis, Pemuda Viral Rusak Motor Terancam Dibui 6 Tahun
-
Kecanduan Togel, Guru SD Dibekuk Polisi Saat Cari Wangsit di Musala
-
Siswi Hamil Dibunuh Pakai Tali Pramuka, Mayatnya Dibuang Pacar ke Sungai
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau