Suara.com - Ahmad Dhani merasa jadi tahanan politik. Sebab Ahmad Dhani merasa ditahan tanpa sebab. Meski penahanannya karena diperintahkan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam vonis 1,5 tahun kasus ujaran kebencian.
Ahmad Dhani mengatakan semesatinya dirinya tidak dipenjara di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Sebab Ahmad Dhani mengajukan banding atas putusan hakim PN Jakarta Selatan.
"Benar (merasa seperti tahanan politik). Tapi apakah saya tahanan politik? Saya juga nggak ngerti. Karena dalam vonis, saya ditahan 30 hari tanpa sebab," kata Ahmad Dhani sebelum menjalani sidang ujaran idiot di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/2/2018).
Ahmad Dhani juga menilai semestinya dia diperlakukan seperti Buni Yani yang tidak dipenjara menjalani vonis saat mengajukan banding. Sebab dia dan Buni Yani sama-sama terjerat kasus ujaran kebencian.
"Seperti Buni Yani yang menyatakan banding dan tidak ditahan. Ditahan kalau kasasinya selesai," kata Ahmad Dhani.
Sebelumnya, majelis hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara kepada Ahmad Dhani terkait kasus ujaran kebencian di media sosial. Terkait vonis itu, hakim juga memerintahkan agar Ahmad Dhani segera ditahan.
Ahmad Dhani dianggap telah melanggar pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Kontributor: Achmad Ali
Baca Juga: Ahmad Dhani: Media Salah, Saya Ditahan Bukan untuk Menjalani Vonis
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan