Suara.com - Maslikin, lelaki berusia 51 tahun tewas bersimbah darah karena dibacok saat menunaikan salat isya di masjid Miftahul Falah, Dusun Salam, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (15/2/2019) malam. Pelaku sudah tertangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, yakni Kurnaeveri alias EA. Lelaki berusia 48 tahun itu adalah tetangga Maslikin.
Kapolres Sumedang Ajun Komisaris Besar Hartoyo dalam keterangan tertulis yang didapatkan Suara.com, Jumat (15/2/2019), menjelaskan Muslikin tengah salat Isya sekitar pukul 19.30 WIB.
”Saat itulah pelaku datang dari arah belakang dan langsung membacok kepala korban memakai kapak. Dua kali dibacok sehingga korban tewas seketika,” kata Hartoyo.
Jemaah yang mengetahui peristiwa itu langsung menghubungi Polsek Sukasari yang bersama aparat polres langsung bergerak ke lokasi untuk menangkap pelaku.
Ia menjelaskan, pelaku dipastikan mengalami gangguan kejiwaan. Kepastian itu didapat setelah mendengar pengakuan tersangka saat dinterogasi, yang tak pernah menjawab sesuai pertanyaan penyidik.
”Jadi ini murni motifnya karena ada gangguan jiwa, bukan politik atau hal lain,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Pengakuan Memilukan Remaja yang Nekat Bunuh Ayah Kandung Sendiri
-
Kesal Dibilang Tak Mampu Bayar, Cikal Anarki Bunuh PSK di Cafe Jenggot
-
Diduga Menghasut Pacar untuk Memutuskan Hubungan, Yuda Nekat Bunuh Fitri
-
5 Negara dengan Tingkat Pembunuhan Tertinggi, Intip Tips untuk Traveler!
-
Tuduh Istri Pilih Kasih, Hari Banting Bayi Tiri sampai Tewas
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!