Suara.com - Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Sudirman Said, mengatakan pertemuan tertutup di kediaman Prabowo untuk mematangkan materi debat capres kedua. Sudirman menyebut Prabowo sudah siap menghadapi Capres petahan Joko Widodo atau Jokowi di debat malam nanti.
Sudirman mengatakan, pihak BPN menghadirkan sejumlah anggota DPR RI dari partai koalisi.
"Tadi juga ada beberapa anggota komisi terkait. Seperti ketua komisi 4, ada anggota komisi 7, komisi 5, ada pak Zulkifli Hasan, kita memperkaya informasi data dan cara pandang perspektif," ujar Sudirman di kediaman Prabowo, Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019).
Menurut Sudirman pihak BPN sudah mengantisipasi kubu petahanan jika menonjolkan keberhasilan pemerintah dibidang perekonomian selama satu periode terakhir.
Dia yakin kubunya akan memebrikan argumen cerdas sehingga tidak ada kesan "tangkis menangkis".
"Hal yang wajar kalau Petahana menyampaikan apa saja yang sudah dikerjakan dan penantang memberi harapan ke depan seperti apa. Bukan tangkis menangkis ini bukan bulu tangkis, jadi nanti akan banyak dialog yang mencerdaskan dan memberi wawasan pada masyarakat," katanya.
Untuk diketahui BPN melakukan pertemuan terturtup menjelang debat Capres kedua. Dalam debat tersebut Prabowo akan adu argumen dengan Capres Jokowi.
Tema debat Capres kedua nanti malam adalah soal energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur.
Baca Juga: Buruh Bandar Lampung Temukan Granat Aktif Buatan Amerika di Tumpukan Sampah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal
-
Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat
-
Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!
-
Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi
-
Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
-
Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga
-
Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla
-
Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul