Suara.com - Nardian (38), tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap istri dan anak balitanya digelandang polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (18/2/2019), hari ini. Tujuan polisi membawa Nardian ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.
Nardian datang di RS Bhayangkara, sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam keadaan tangan terborgol, lelaki berkepala gundul itu dijaga ketat sejumlah personel polisi. Terkait pemeriksaan kejiwaan itu, keluarganya tampak terlihat mendampingi Nardian.
Weti Lusiana, Humas RS Bhayangkara mengatakan, pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka dilakukan secara tertutup. “Tersangka masih menjalani pemeriksaan di ruangan,” katanya seperti diwartakan Beritajatim.com
Saat pemeriksaan berlangsung, tersangka tetap dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Sementara anggota keluarganya duduk di ruang tunggu.
Sebagai diketahui, Nardian (38) warga DusunSumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar diamankan polisi setelah membubuh istrinya Sri Dewi (30) dan anaknya Vika Nadira (7 bulan). Bahkan Supriyadi (60) mertuanya tak luput dari amukan pelaku. Perbuatan keji tersebut diduga karena pelaku depresi.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Coba Bunuh Ibu Kandung Pakai Parang, Ali Tak Terindikasi Sakit Jiwa
-
Adi, Pemuda Perusak Motor karena Ditilang Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
-
Hasil Tes Kejiwaan, Lelaki yang Duduki Alquran Idap Skizofrenia Paranoid
-
Empat Jenazah Teroris Penyerang Polda Riau Belum Dikubur
-
RS Polri Kramatjati Bantah Tangani Persalinan Istri Iptu Yudi
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia
-
KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba