News / Internasional
Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB
Seyyed Abbas Araghchi. [Ist]
Baca 10 detik
  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengunjungi Moskow untuk memperkuat koordinasi strategis setelah perundingan dengan Amerika Serikat menemui kebuntuan.
  • Iran mengirimkan pesan tertulis melalui Pakistan guna menegaskan kembali posisi resmi terkait program nuklir dan keamanan Selat Hormuz.
  • Presiden Donald Trump membatalkan pengiriman utusan ke Islamabad karena menilai dialog dengan Iran tidak akan menghasilkan kesepakatan berarti.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bertolak ke Moskow setelah perundingan tidak langsung antara Teheran dan Washington di Islamabad menemui jalan buntu.

Langkah ini diambil Iran untuk memperkuat koordinasi dengan Rusia di tengah belum adanya kepastian kelanjutan dialog dengan Amerika Serikat.

Kunjungan tersebut menjadi sinyal bahwa Teheran tetap berpegang pada posisi mereka, terutama terkait program nuklir dan Selat Hormuz.

Iran Tegaskan Garis Merah

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat setelah negosiasi tingkat tinggi di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. [Tangkap layar X]

Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi Araghchi berangkat ke Moskow setelah sempat singgah di Muscat, Oman.

Di tengah kebuntuan diplomasi, Iran tetap menyampaikan pesan tertulis kepada Amerika Serikat melalui jalur Pakistan.

Kantor berita Fars melaporkan pesan itu berisi penegasan mengenai sejumlah isu yang tidak dapat ditawar, termasuk program nuklir Iran dan status Selat Hormuz.

Namun, Teheran menegaskan pesan tersebut bukan bagian dari draf negosiasi, melainkan penjelasan atas posisi resmi Iran.

Trump Batalkan Pengiriman Utusan

Baca Juga: AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

Harapan muncul setelah Amerika Serikat sempat berencana mengirim Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad.

Namun, Presiden Donald Trump membatalkan rencana tersebut secara mendadak.

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa tidak ada gunanya mengirim utusan jika pembicaraan dinilai tidak akan menghasilkan kesepakatan.

Pernyataan itu memperkuat keraguan Teheran terhadap keseriusan Washington dalam menempuh jalur diplomasi.

Rusia Jadi Mitra Strategis Iran

Sebelum terbang ke Moskow, Araghchi bertemu sejumlah pejabat tinggi Pakistan, termasuk Panglima Militer Asim Munir, Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.

Load More