Suara.com - Muda, aktif, energik, cerdas dan inovatif merupakan gambaran mahasiswa yang tergabung dalam Drum Band Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor).
Itulah yang ditunjukan 120 mahasiswa yang tergabung dalam tim Drum Band Polbangtan Bogor dalam memeriahkan "Apresiasi Kementerian Pertanian Terhadap Capaian Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia", yang diselenggarakan di Kompleks Asrama Haji, Kampung Cikembang, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (21/2/2019).
Polbangtan Bogor merupakan institusi pendidikan tinggi vokasi di bawah binaan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), yang merupakan transformasi dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP).
Transformasi ini merupakan upaya untuk meregenerasi tenaga terampil di bidang pertanian yang punya semangat wirausaha atau socioagripreneur. Salah satu misinya adalah menjaga keberlanjutan pembangunan pertanian, dengan menghasilkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing.
Kabag Umum Polbangtan Bogor, Dra. Rosari Hadi Armadiana, M.Pd, mengatakan, Marching Band Polbangtan Bogor dibentuk pada 2015, dengan nama "Canka Lembayung Muda", yang berarti alunan lagu yang dimainkan oleh anak-anak muda pertanian. Saat ini, Drum Band Polbangtan Bogor diketuai langsung oleh Direktur Polbangtan Bogor, Dr. Ir. Siswoyo, MP.
Anggota marching band merupakan mahasiswa yang memiliki talenta dan telah melalui proses seleksi dari pelatih dan pembina kemahasiswaan.
Sebagai pendidikan non-formal, marching band memberikan solusi alternatif dalam berkreativitas seni dan olahraga. Selain itu, melalui marching band, pengembangan bakat dan karakter mahasiswa dapat terbentuk.
"Pengenalan ilmu musik, pengalaman berorganisasi, pengenalan kedisiplinan dan akuntabilitas diri merupakan beberapa manfaat riil yang dapat dirasakan seorang anggota marching band selama beraktivitas," papar Rosari.
Di bawah binaan Kasubbag Kemahasiswaan & Alumni, Usep Rizab. S.Kom, dan pelatih dari PUSDIKZI TNI AD Bogor, Canka Lembayung Muda telah meraih juara 2 Tingkat Nasional HUT KOPASUS tahun 2017. Seperti pemain musik tenama, mereka pun sering kali tampil dalam acara-acara resmi, seperti HUT Kota Bogor, HUT Kodim Bogor, Penyambutan pasukan Garuda Yonif 215, peresmian Jalan Protokol Prof. DR. Andi Hakim Nasution di IPB, Hari Bunga Nasional di Sekitar Kebun Raya, Hari Pangan Sedunia di GOR Pakansari, dan lain-lain.
Dengan mempertontonkan profesionalismenya, 120 mahasiswa ini berlatih keras untuk dapat tampil di hadapan Menteri Pertanian, Bupati Kabupaten Sukabumi, pejabat Kementan, Pemerintah Daerah Jabar, dan ribuan pelaku pertanian lainnya.
Baca Juga: Kementan: Ekspor Melati dari Jawa Tengah Capai Rp 200 Miliar Lebih
Dengan bangga, mereka membawakan 11 lagu, yakni Mars Polbangtan, Manuk Dadali, Sio Tantina, Tanjung Perak, Akabri Darat, Yamko Rambe Yamko, Surabaya, Syalala, Berondong Tua, Bengawan Solo, dan Mars Bogor. Direktur Polbangtan Bogor turun langsung menyaksikan dan memotivasi aksi anak-anak didiknya.
Fahmi Al Falah, Mayoret Canka Lembayung Muda menjelaskan alasannya ikut dalam drum band ini. Ia menyatakan ingin menyalurkan hobinya di bidang musik.
Sementara itu, Gilang Pratama berpendapat bahwa drum band merupakan icon sekolah kedinasan, dimana mahasiswa dapat menunjukan kemampuan dan keberaniannya untuk tampil di depan orang banyak.
Berita Terkait
-
Awas! Ada 4 Bakteri Berbahaya di Bawang Bombai Ilegal
-
Melanie Subono Spill Rincian Donasi Diduga dari Kementan, Dinilai Janggal?
-
Kementan Disorot Usai Rincian Bantuan Bencana Viral, Harga Beras Rp60 Ribu/Kg Dinilai Janggal
-
Kementan Targetkan Indonesia Mandiri Vaksin Hewan, Fasilitas di Surabaya Akan Ditingkatkan
-
Kinerja Mentan Amran Sulaiman Masuk Daftar Terbaik Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT
-
MAKI Laporkan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Senilai Rp32 Miliar ke KPK
-
Setelah Resmikan Proyek Besar di Balikpapan, Apa Agenda Rahasia Prabowo di IKN?
-
Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan