Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku menangkap MP anggota sekaligus ajudan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Zeth Sahuburua saat sedang berpesta sabu bersama dua pegawai negeri sipil (PNS) berinisial RH dan TM di kediaman pejabat Pemerintah Provinsi Maluku pada Senin (18/2/2019). Dari upaya penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti berupa 26 paket sabu-sabu ukuran kecil, dua paket sabu-sabu ukuran besar 100 gram dan alat isap alias bong.
“Kami tangkap mereka bertiga sedang pesta narkoba (sabu-sabu) di kediaman pejabat Pemprov Maluku. Dua tersangka ASN (PNS) di Pemprov Maluku, dan satunya lagi ajudan Wagub Maluku yang juga oknum anggota Polri. Walaupun anggota Polri kita tetap tangkap karena mempermalukan institusi,” kata Direktur Ditresnarkoba Polda Maluku Kombes Thein Tobero seperti diwartakan Terasmaluku.com--jaringan Suara.com, Kamis (21/2/2019) kemarin.
Dia menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka itu berdasarkan pengakuan seorang tersangka narkoba berinisial AW. AW ditangkap di Penginapan Garuda In Kota Ambon pada Senin (18/2/2019). “Barang bukti yang kita dapat dari AW yaitu satu paket narkoba golongan satu (sabu-sabu),” kata Thein.
Dari penelurusan, kata dia, sabu-sabu yang disita dari penggerebekan itu biasanya dijual seharga harga Rp 2,5 juta rupiah tiap paket. “Selain itu juga kita temukan barang bukti lima pack plastik klem, beserta timbangan sabu-sabu,” kata Thein.
Saat keterangan pers ini, Polisi juga memperlihatkan tiga tersangka dan barang bukti narkoba. Para tersangka kini mendekam dalam tahanan Polda Maluku. Atas perbuatannya itu, AW dijerat dengan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Sedangkan tersangka MP dijerat dengan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1. Tersangka RH dan TM juga dijerat Pasal 112 dan 127 Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Sumber: Terasmaluku.com
Berita Terkait
-
Anak Tetangga Dicabuli Caleg PBB, Korbannya Kakak-Beradik
-
Klaim Banyak Pengikut, Ustaz Gadungan Nikahi Gadis dan Kuras Uang Mertua
-
Kasus Ledakan Mal Taman Anggrek, Teknisi hingga Satpam Diperiksa Polisi
-
Kesal sama Suaminya, Lilis Bekap Bayinya Pakai Kain Sampai Tewas
-
Terkuak! Imam Masjid Pembunuh Istri dan Bayinya Bukan Jebolan Ponpes
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga