Suara.com - Polisi meringkus seorang pemuda berinisial AW (28) terkait kasus penipuan. Lewas modus berpura-pura sebagai ustaz, AW bisa menikahi gadis belia berinisial (23) hingga menguras uang mertuanya yang mencapai ratusan juta rupiah.
Kanit III Tipiter Polres Sleman Ipda Yunanto Kukuh menyampaikan, aksi penipuan itu ustaz abal-abal itu berawal saat tersangka menikahi NN pada 2 Desember 2018 lalu. Saat meminang korban, AW mengaku memiliki banyak pengikut di kawasan Sleman.
"AW ini mengaku ustaz, ia mempunyai banyak jamaah di Sleman, selain itu, ia juga seorang outsourcing di salah satu perusahaan perbankan," kata Yunanto seperti dikutip Harianjogja.com--jaringam Suara.com, Rabu (20/2/2019) kemarin.
Lebih lanjut, Ipda Yunanto Kukuh mengatakan, hal tersebut dimanfaatkan oleh AW untuk melancarkan aksinya. Tidak lama setelah menikah dengan korban NN, AW meminta uang ke mertuanya dengan alasan hendak naik pangkat di pekerjaannya.
"Dia meminta uang total ratusan juta rupiah kepada mertuanya, karena sudah percaya, akhirnya ditransfer sebanyak tiga kali, setelah mendapat uangnya, ia melarikan diri," terangnya.
Mengetahui hal tersebut, korban beserta keluarganya akhirnya melapor ke Polres Sleman. Dua minggu setelah laporan, akhirnya unit reskrim Polres Sleman berhasil menangkap AW di Tangerang.
"Kami mengamankan barang bukti buku nikah, ATM, buku rekening, dan beberapa dokumen lainnya. Ia mengaku uangnya dipakai untuk membangun rumah di kampung halamannya," ujar Ipda Yunanto.
Setelah ditangkap dan dilakukan pengembangan, ternyata diketahui AW sudah melakukan penipuan ke banyak korban lainnya. Ia mendekati banyak perempuan kaya dengan modus akan dinikahi dan meminta uang.
"Namun korban yang lain belum ada yang melapor, jadi ini AW kami ancam dengan pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," tandasnya.
Baca Juga: Nelayan Ini Temukan Lagi Dua Ikan Laut Dalam Menyeramkan
Sumber: Harianjogja.com
Berita Terkait
-
Kasus Ledakan Mal Taman Anggrek, Teknisi hingga Satpam Diperiksa Polisi
-
Kesal sama Suaminya, Lilis Bekap Bayinya Pakai Kain Sampai Tewas
-
Terkuak! Imam Masjid Pembunuh Istri dan Bayinya Bukan Jebolan Ponpes
-
Bunuh Istri dan Bayinya, Nardian Bertingkah Aneh Saat Jadi Khatib Jumatan
-
Tewas Usai Ngesek di Hotel, Tersangka Tulis Pesan di Jasad Mama Ul
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden