Suara.com - Jembatan Hotelkamp yang memiliki panjang 732 meter dan membentang megah di atas teluk Youtefa, bakal menjadi ikon baru bagi masyarakat Papua. Pasalnya, jembatan yang memiliki warna merah mencolok ini layak diabadikan untuk berswafoto. Proyek yang digarap sejak 2015 itu hampir rampung.
Rencananya, jembatan yang menghabiskan dana mencapai Rp 1,7 triliun ini bakal diresmikan pemerintah pada Maret 2019 mendatang.
“Rencana akhir bulan akan dilakukan pengaspalan,” ujar Project Manager Jembatan Holtekamp, Rizki Dianugrah, Jumat (22/2/2019).
Lantaran memiliki warna merah yang mencolok, masyarakat setempat pun memberika julukkan jembatan merah.
Letak jembatan Hotelkamp ini berada di dekat kampung apung nelayan. Selain itu, di bawah jembatan dihiasi menghampar lautan yang deburan ombaknya kerap sekali terdengar dari atas jembatan.
“Kalau yang senang selfie, lokasi ini sangat pas,” kata Rizki.
Menurut Rizki, masyarakat yang melewati jembatan bisa singgah di pantai Hamadi yang ada di dekat jembatan. Di sisi lain, jembatan ada pantai Holtekamp yang menawarkan keindahan luar biasa. Jembatan ini juga diharapkan menghidupkan perekonomian masyarakat setempat lantaran keberadaannya berbatasan Papua Nugini. Waktu tempuh dari Jayapura ke Skouw pos perbatasan antar negara yang ada di distrik Muara Tami, bisa terpangkas separuhnya tinggal sejam dua puluh menit.
Selain membangun jembatan, Presiden Joko Widodo juga telah meminta dibuatkan jalan baru yang sepanjang 10 kilometer. Arif Hidayat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan apabila sudah rampung, jalan tersebut bisa menembus ke jalan nasional yang sudah ada.
Berita Terkait
-
Kasus Suap Papua Barat, KPK Periksa Direktur Dana Perimbangan Kemenkeu
-
Jadi Tersangka Penganiaya Pegawai KPK, Sekda Papua Tak Ditahan
-
Hanya di Papua, Begini Cara Ekstrem Bawa Mobil ke Wilayah Pedalaman
-
Gempa Guncang Kabupaten Sarmi Papua, BMKG Minta Masyarakat Tetap Tenang
-
Sukseskan PON XX 2020 di Papua, Kementerian PUPR Bangun 4 Arena Olahraga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah