Suara.com - Seekor Harimau Sumatera betina (panthera tigris sumatrae) dan dua anaknya ditemukan berkeliaran di kebun karet di Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu, Riau. Temuan satwa dilindungi itu kini menjadi perhatian khusus dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Riau.
Humas BBKSDA Riau, Dian Indrianti mengatakan, pihaknya langsung menurunkan tim menuju lokasi usai menerima laporan.
"Kami menurunkan rescue Bidang KSDA Wilayah I Rengat yang diperintahkan untuk berangkat ke lokasi," kata Dian seperti dikutip dari Riauonline.co.id, Kamis (28/2/2019).
Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Warsan, ia mengaku langsung melarikan diri ketika berpapasan dengan satu ekor induk harimau di kebun karet miliknya.
Didahului dengan melihat dua anaknya yang bersembunyi di balik semak-semak kebun karet. Warsan melihat sang induk harimau mendengus bergerak tak jauh dari anak-anaknya.
"Tim mendapat laporan dari warga yang berjumpa dengan satwa. Di mana, lebih dulu melihat dua ekor anaknya bermain di kebun karetnya," ujar Dian.
Setelah mendekat, Warsan berinisiatif melarikan diri karena muncul satu ekor induk harimau dari dalam semak-semak. Usai melarikan diri, ia langsung melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Kades Tanah Datar.
"Tim yang mendapat laporan turun ke lokasi bersama Camat Rengat Barat, Kades Tanah Datar, Babinkamtibmas Polsek Rengat Barat dan masyarakat," Dian menjelaskan.
Dari hasil pengecekan di lokasi, ditemukan bekas semak, rumput rebah tempat dua ekor anak dan satu ekor induk berkeliaran.
Baca Juga: Polisi Lepaskan Tembakan ke Arah Kericuhan Dekat Lokasi Kampanye Prabowo
"Saat itu juga kita melakukan sosialisasi bekerja sama dengan aparat setempat untuk melakukan pemantauan dengan cara memasang kamera trap. Karena beberapa hari yang lalu warga juga melihat kemunculan harimau," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Harimau Tengah Berbadan Dua Mati, Halawa Disidang dan Istrinya Meninggal
-
18 Perusahaan Sinar Mas Group Diduga Ngemplang Pajak Rp 400 Miliar
-
Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Satu SD di Riau Libur Mendadak
-
Ribuan Warga Riau Sakit Akibat Terpapar Asap Kebakaran Hutan
-
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Tembus 1.136 Hektare
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD