Suara.com - Machbook Firdaus, pemuda berusia 20 tahun dibawa sejumlah orang dari ormas tertentu ke kantor polisi di Sukabumi, Jawa Barat, karena dituduh menghina Islam melalui media sosial.
Tuduhan itu bermula ketika Firdaus mengunggah tulisan di akun Facebook miliknya yang mempertanyakan wujud Tuhan.
”Apa elu yakin. Punya Tuhan kok gak ada wujudnya. (setan dong). Apa elu percaya, punya Tuhan kok gak tau bentuknya (gila dong),” tulisnya.
Tak hanya itu, Firdaus juga dalam akhir tulisannya di Facebook menghina Islam. Ternyata tulisannya viral dan membuat geger warga Sukabumi.
Angga, anggota ormas Islam yang melapor ke polisi mengatakan, ia dan teman-temannya mencari Firdaus pada Selasa (26/2) di seluruh wilayah kota Sukabumi.
"Selasa malam, tepatnya di sekitaran Apotek Tasik, Ciaul, ada anak punk turun dari angkot. Setelah kami lihat, wajahnya sama dengan foto profile Facebook yang mengunggah tulisan itu,” kata Angga seperti diberitakan Sukabumiupdate.com—jaringan Suara.com, Sabtu (2/3/2019).
Angga dan teman-temannya langsung menginterogasi Firdaus. Kala itu, Angga mengklaim, Firdaus tengah mabuk tapi mengakui Facebook yang memuat tulisan itu adalah miliknya.
Agar tak menjadi sasaran amarah massa, Angga membawa Firdaus ke Mapolres Sukabumi Kota.
Belakangan, Firdaus menegaskan tulisan itu bukan ditulis olehnya.
Baca Juga: Tanpa Jokowi, Opening Piala Presiden 2019 Tetap Meriah dengan Aksi Bobotoh
"Saya tidak merasa membuat status itu, tak tau siapa. Tapi itu benar akun saya, dan mohon maaf jika telah membuat gaduh terutama kepada umat Islam," tuturnya, Jumat (1/3).
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan