News / Nasional
Minggu, 03 Maret 2019 | 18:59 WIB
Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto berencana menulis sebuah buku terkait peristiwa Mei 1998. Namun ia belum memastikan kapan sekiranya buku itu akan mulai ia tulis.

Prabowo mengatakan, keinginannya untuk merangkum seluruh cerita mengenai Mei 1998, lantaran saat ini peristiwa itu disebutkan Prabowo perlahan mulai terungkap. Sebelumnya, ia mengungkapkan fenomena yang menjadi persoalan bangsa yaitu terkait kebocoran anggaran negara ke luar negeri.

"Setelah saya mempelajari melihat angka-angka menunjukkan sesuatu fenomena. Dan fenomena itulah yang saya lihat, ini inti masalah bangsa Indonesia, ini masalah penyakit bangsa Indonesia yang paling fundamental," ujar Prabowo di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).

"Ini harus saya sadarkan, tak kuat saya. Saya harus keliling, tapi sudah sempat kondisi politik berjalan terjadi Mei 1998. Kita bertanya-tanya, apa yang terjadi? Suatu saat, izin pelan-pelan, sekarang sudah terungkap. Suatu saat mungkin saya tulis buku, tapi nanti saja kalau saya butuh uang supaya populer begitu," sambungnya.

Prabowo bahkan sampai berkelakar jika nantinya buku yang ia tulis bakal menjadi best seller. Meski begitu, Prabowo belum mau membuat buku tersebut dalam waktu dekat.

Soal peristiwa Mei 1998 yang akan menjadi isi buku, diungkap Prabowo bahwa (itu) sering ia bahas secara internal bersama Amien Rais.

"Dalam ruang tertutup, kadang-kadang saya sampaikan ke Pak Amien Rais. Tapi ke khalayak ramai masih belum mau mengungkapkan. Nanti-nantilah, apalagi banyak kamera TV di sini, jangan. Saya tidak mau mempermasalahkan masa lalu. Tapi hanya kita tidak boleh masuk ke lubang yang sama berkali-kali, kan kira-kira begitu," tutur Prabowo.

Load More