Suara.com - Polres Batu meringkus tiga pelaku begal yang beraksi di Jembatan Cangar, perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Kota Batu, Jawa Timur, pada 27 Februari lalu. Dalam aksinya, komplotan begal tersebut menyamar sebagai anggota Polisi untuk menakuti calon korbannya.
Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto mengatakan dalam aksinya tiga pelaku yang kini sudah berstatus tersangka mendatangi korban yang sedang berswafoto di jalan kawasan Wana Wisata Cangar Kota Batu Jawa Timur.
Pelaku juga berpura-pura menanyakan kelangkapan surat kendaraan bermotor seolah-olah sedang melakukan razia. Bahkan untuk meyakinkan korbannya itu, tersangka menunjukkan dua buah borgol.
"Saat itulah tersangka mengajak empat korban merupakan mahasiswa Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi) Malang masuk dalam mobil dan memborgol korban. Kemudian korban dibuang ke Mojokerto," kata Budi saat memimpin gelar perkara di Mapolres Batu Jawa Timur, Rabu (6/3/2019).
Tiga tersangka terebut yakni, Sumardi (50) asal Desa Gempol Gresik, Andri Tri (22) asal Desa Babat Pakal Surabaya, dan M. Arwan Efendy (27) asal Desa Dadap Kuning Kota Gresik. Mereka ditangkap dua hari usai beraksi, setelah korban melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.
Kini ketiga tersangka dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman maksimal 12 tahun kurungan penjara. Barang bukti yang diamankan polisi sejumlah dua unit sepeda motor, dua borgol dan satu telepon genggam milik tersangka.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
-
Disangka Pelaku Begal, Lelaki Gangguan Jiwa Nyaris Diamuk Massa
-
Jual Motor Hasil Begal di Facebook, Pembegal Remaja Diciduk Polres Tangsel
-
Dua Begal Bersenjata Stik Golf Tewas Dihantam Penjual Ayam
-
Komplotan Begal Spesialis Pasangan Kekasih Ditangkap di Bekasi
-
Ditembak Mati Begal di Depan Anak, Saripah Tak Sedang Hamil
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi