Suara.com - Baladewa, komunitas penggemar grup band Dewa 19 meminta pemerintah bebaskan Ahmad Dhani dari kasus hukum yang menjeratnya. Mereka menganggap secara prosedur Ahmad Dhani sudah bisa dibebaskan karena sudah banyak tokoh politik seperti Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Amien Rais, dan Zulkifli Hasan yang siap jadi penjamin penangguhan penahanan.
"Kami ingin Ahmad Dhani segera dibebaskan. Banyak tokoh ingin menjamin kebebasannya tapi belum dibebaskan juga," kata perwakilan Baladewa, Ilham Pangumbara saat sedang mengikuti aksi #SaveAhmadDhani di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta, Jumat (8/3/2019).
Ilham Pangumbara menganggap penahanan Ahmad Dhani di Rutan Kelas 1 Medaeng, Sidoarjo selama 30 hari tidak wajar. Karena selama penahanan Presiden Republik Cinta itu dianggap tidak pernah diperiksa lagi dan malah diperpanjang masa tahanannya.
"Selama 30 hari dia juga tidak diperiksa lagi," ucapnya.
Saat memberikan dukungannya terhadap Ahmad Dhani, Ilham Pangumbara juga berharap aparat penegak hukum bisa menegakan keadilan.
"Kita harap situasi hukum di Indonesia tetap kondusif dengan hukum yang adil. Supaya musisi bisa berkarya lagi," lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Ahmad Dhani resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jawa Timur, terkait dengan ucapan "idiot" saat deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya.
Baca Juga: Kerap Begal Ponsel di Depok, Geng Motor RBR: Uangnya Buat Hidup Sehari-hari
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!
-
Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital