Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon membeberkan sejumlah janji kampanye Presiden Jokowi yang gagal direalisasikan jelang berakhirnya masa kepemimpinan Jokowi. Tak tanggung-tanggung, ada 11 janji yang dinilai oleh Fadli gagal.
Hal itu diungkapkan oleh Fadli melalui akun Twitter pribadi miliknya @fadlizon. Fadli mengunggah beberapa foto janji yang pernah diutarakan oleh Jokowi saat kampanye terdahulu pada Pilpres 2014, namun janji itu hingga kini belum juga diwujudkan.
Janji kampanye yag dimaksud oleh Fadli adalah petani tak lagi miskin, hapus Ujian Nasional, pilih Mendikbud dari PGRI, tak bagi-bagi kursi menteri, Cuma ingin 1-2 jam di kantor, buka 15 juta lapangan kerja, beli kembali saham Indoesat, bangun 100 Technopark, swasembada pangan, tak hapus subsidi BBM, dan besarkan Pertamin kalahkan Petronas.
Berikut Suara.com merangkum beberapa janji Jokowi yang tidak terealisasi versi Fadli Zon.
1. Petani Tak Lagi Miskin
Fadli menyebut janji pertama yang gagal diwujudkan oleh Jokowi adalah janji agar petani tak lagi miskin. Janji ini dinilai gagal lantaran hingga kini masih ada banyak petani yang masih berada di bawah garis kemiskinan.
2. Hapus Ujian Nasional
Saat masa kampanye Pilpres 2014, Jokowi pernah berjanji untuk menghapus sistem Ujian Nasional di sekolah berbagai tingkatan. Setelah terpilih menjadi presiden, Jokowi pun menggelar rapat terbatas membahas evaluasi pelaksanaan Ujian Nasional.
Dari hasil rapat terbatas itu, Jokowi memutuskan untuk tetap memberlakukan Ujian Nasional. Ia berdalih, jika Ujian Nasional dihapuskan maka dikhawatirkan akan menimbulkan kesenjangan baru antara sekolah bagus dan tidak bagus terutama antara Jawa dan luar Jawa.
Baca Juga: Hadang Mobil Presiden, Massa Korban PHK AMT Tagih Janji Jokowi
3. Beli Kembali Indosat
Masih saat kampanye 2014, Jokowi pernah melemparkan janji untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham Indosat. Saham milik negara itu dijual semasa pemerintahan presiden Megawati Soekarnoputri pada 2002 silam.
Namun, hingga masa akhir kepemimpinannya Jokowi masih juga belum membeli kembali saham Indosat. Banyak pihak yang menyarankan Jokowi urung memenuhi janji kampanye itu lantaran Indosat terus mengalami kerugian hingga triliunan rupiah pada 2018.
4. Swasembada Pangan
Swasembada pangan menjadi salah satu janji kampanye Jokowi yang paling ditunggu oleh rakyat. Namun, hingga kini pemerintahan Jokowi masih banyak melakukan impor berbagai macam komodutas pangan.
Mulai dari impor jagung, beras, gandum hingga daging dilakukan di era kepemimpinan Jokowi. Fadli pun menilai Jokowi telah gagal mewujudkan janji swasembada pangan.
Berita Terkait
-
Siti Aisyah Diundang Jokowi, Menlu Bantah Pembebasannya Terkait Pilpres
-
Bertemu Bos MotoGP, Jokowi Nyatakan Indonesia Siap Gelar MotoGP 2021
-
Jokowi Ditawari Naik Motor 1000 Cc: Gawat ini Bisa Meloncat, Takut Saya
-
Fadli Zon dan Neno Warisman Mangkir dari Panggilan Bawaslu DKI Jakarta
-
CEK FAKTA: Kondom Bergambar Jokowi - Ma'ruf Amin buat LGBT, Ini Aslinya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah