Suara.com - Warga di Kawasan Kuda Laut, Baran, Kabupaten Karimun Kepulauan Riau digegerkan temuan jasad pria yang tergantung di pohon kelapa pada Selasa (12/3/2019) malam.
Jasad pria yang mengenakan celana jeans selutut dan jaket berwarna abu-abu, diketahui bernama Irfandi (25) itu terlihat menggantung di pohon kelapa berketinggian sekitar tiga meter.
Kali pertama, jasad Irfandi ditemukan seorang nelayan yang sedang melintas sekitar pukul 22.37 WIB di pinggir pantai. Melihat adanya sosok pria tergantung, warga kemudian melaporkannya ke Polsek Balai Karimun.
"Kami dapat laporan masyarakat, bahwa ada yang gantung diri. Kami langsung turun dan mengevakuasi korban," kata Kanit Reskrim Polsek Balai Karimun Iptu Brasta Pratama Putra.
Dari identitas yang ada, Irfandi diketahui warga Telaga Tujuh Kecamatan Karimun. Sementara itu, dari keterangan saksi, Irfandi ternyata masih terlihat warga pada sore harinya.
Jasad Irfandi, akhirnya diturunkan polisi dan dievakuasi ke rumahnya. Pihak keluarga menolak dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Belum diketahui motif Irfandi mengakhiri hidupnya dengan cara setragis ini.
"Korban sudah dibawa kerumahnya, keluarga tidak ingin dibawa ke rumah sakit," katanya.
Meski begitu, petugas yang melakukan olah TKP menyatakan tidak menemukan tanda-tanda yang mencurigakan. Pada jasadnya juga tidak ada tanda kekerasan.
"Diduga murni bunuh diri, tidak ada tanda yang mencurigakan dan tanda kekerasan pada tubuh korban," ucapnya.
Baca Juga: Penerapan Tilang Elektronik, Polisi: Pelanggar Lalu Lintas Turun 70 Persen
Berita Terkait
-
Turis Asal Perancis Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bali
-
Berbekal Tali Rafia, Napi Lapas Cipinang Gantung Diri di Kamar Mandi
-
Lihat Jasad Istri Tergantung di Dapur, Heri Lemas dan Nyaris Pingsan
-
Usai Ikut Kerja Bakti Bareng Warga, Hendrik Gantung Diri di Teras Rumah
-
Anas Gantung Diri di Kolong Jembatan, Warga: Orang-orang Tak Ada yang Kenal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini