Suara.com - Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Usman Kansong menilai Amien Rais semakin bertingkah aneh seiring bertambahnya usia. Usman bahkan menyebut Amien Rais semakin tua semakin tidak rasional.
Hal itu dikatakan Usman menanggapi pernyataan Amien Rais yang menyebut malaikat ikut mendoakan Capres petahana Jokowi kalah di Pilpres 2019.
"Amien Rais ini makin tua makin aneh, makin tua makin enggak jelas, makin tua makin irasional. Jadi, gimana tuh misalkan Pak Jokowi yang menang berarti doa malaikatnya enggak terkabul," ujar Usman di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).
"Ya kan?, kan logikanya seperti itu. Malaikat doanya pasti terkabul. Kalau Pak Jokowi menang masak kita bilang doa malaikat enggak terkabul," Usman menambahkan.
Menurut Usman, Amien Rais seharusnya lebih bersikap bijaksana sering bertambahnya usia. Bukan justru bersikap aneh dan tidak rasional.
Selain itu, Usman juga menyinggung mantan Ketua Umum MPR itu untuk lebih baik menepati janjinya berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta. Janji tersebut, kata Usman, sempat dilontarkan Amien Rais saat Pilpres 2014.
"Penuhi saja janji Anda dulu waktu katanya Pak Jokowi menang dia mau jalan dari Jogja ke Jakarta. Itu saja belum dia penuhi, udah gitu dia mulai yang baru-baru lagi dia. Udah itu dulu deh dipenuhi," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais menganggap di era kepemimpinan Jokowi, pemerintah Indonesia berjalan tidak baik. Amien Rais bahkan menyebut para malaikat juga tahu soal itu dan meminta agar pemimpin Indonesia saat ini bisa diganti, alias kalah pada Pilpres 2019.
"Tapi dengan bahasa Indonesia, malaikat ini tiap hari turun. Tiap hari lapor kepada Allah, Ya Allah bangsa Indonesia itu sebenarnya bangsa yang punya potensi tapi pemimpinnnya ugalan-ugalan tolong Ya Allah kalahkan, tentukan kalah," ujar Amien Rais.
Baca Juga: Survei Konsepindo: Jokowi - Maruf 55 Persen, Prabowo - Sandi 33,2 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!