Suara.com - Jaksa penuntut di Meksiko menyatakan tengah menyelidiki penemuan 19 kantong plastik berisi potongan jasad manusia di negara bagian Jalisco. Para ahli forensik sedang bekerja untuk mengidentifikasi potongan jasad tersebut.
Melansir laman Reuters pada Sabtu (16/3/2019), pihak berewenang Meksiko menemukan kantong plastik berisi potongan jasad manusia pada Kamis (14/3/2019) di sebuah saluran air limbah di kota Ixtlahuacan de los Membrillos.
Belum diketahui secara pasti apakah potongan jasad manusia itu berasal dari berapa orang. Petugas masih mengidentifikasi dan mencocokkan dengan data laporan orang hilang.
Upaya pencarian dihentikan pada Kamis malam karena alasan keamanan dan rencananya dilanjutkan pada Jumat pagi ini.
Negara bagian Jalisco di Meksiko dalam beberapa tahun terakhir memang mengalami kekacauan akibat ulah Kartel Generasi Baru Jalisco. Kartel itu menjadi salah satu geng narkoba paling kuat di Meksiko.
Pertempuran antar geng membuat jumlah pembunuhan memecahkan rekor di Meksiko pada tahun lalu. Angka kekerasan juga tinggi dalam beberapa bulan pertama Presiden Andres Manuel Lopez Obrador.
Berita Terkait
-
Singapura dan Meksiko Tangguhkan Seluruh Penerbangan Boeing 737 Max 8
-
Diserbu Pendatang Ilegal, Trump Kirim 3.000 Tentara ke Perbatasan Meksiko
-
Ngeri, Kuil Kuno di Meksiko Ini Berisi Baju dari Kulit Manusia
-
Akur, Scott Disick Liburan Bareng Mantan dan Pacar Baru
-
Line-up 2019: Nissan Bakal Hentikan Seribu Karyawan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya