2. Cirebon
Sepucuk surat penolakan kunjungan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren Cirebon beredar di media sosial. Penolakan tersebut bahkan sudah sampai ke telinga Sandiaga.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan kalau Sandiaga sudah mengetahui adanya penolakan tersebut. Sandiaga diklaim tidak kecewa meskipun sudah ditolak warga.
"Enggak (kecewa)," kata Andre kepada Suara.com, Jumat (1/3/2019).
Andre kemudian menjelaskan bahwa rencana kedatangan Sandiaga itu murni sebagai bentuk silaturahmi. Menurutnya, Sandiaga tak pernah memilih-milih untuk bisa bersilaturahmi meskipun kepada orang yang berbeda pandangan politik. Pasalnya, dalam surat yang viral itu, tertulis alasan warga menolak kedatangan Sandiaga karena pihak pondok pesantren itu sepakat mendukung Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. Dengan rencana kedatangan Sandiaga, dikhawatirkan akan menimbulkan kerawanan sosial.
"Bang Sandiaga ini kan adalah tokoh yang ingin menjalin silahturahim dengan siapapun baik dengan pendukung pak Prabowo maupun pendukung pak Jokowi, karena silahturahim itu kan adalah ajaran agama kita kan," ujarnya.
Meski sudah ditolak, Andre mengatakan kalau Sandiaga sangat memahami alasan tersebut. Dirinya meyakini kalau Sandiaga sangat menghormati keputusan itu.
"Kalau memang ada pihak yang menolak silahturahmi bang Sandiaga nggak apa-apa nggak masalah kami hormati silahkan haknya orang itu," pungkasnya.
Surat itu dibuat pada tanggal 28 Februari 2019 dengan ditandatangani pimpinan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon, KH Adib Rofiuddin. Berikut empat poin penolakan warga terhadap rencana Sandiaga berkunjuneg ke Pondok Buntet Pesantren.
Baca Juga: Prabowo - Sandiaga Akan Izinkan Nelayan Gunakan Cantrang Jika Terpilih
- Menolak kedatangan Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren, karena berpotensi memicu kerawan sosial.
- Kami segenap keluarga besar Pondok Buntet Pesantren telah sepakat untuk mendukung pasangan Capres - Cawapres nomor urut 01 Ir. H. Joko Widodo - Prof. KH. Maruf Amin.
- Mengimbau kepada seluruh warga Pondok Buntet Pesantren agar turut serta menjaga marwah dan martabat Pondok Buntet Pesantren sebagai pesantren yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama.
- Meminta kepada pihak Polres Kab. Cirebon untuk tidak memberikan izin kepada Sandiaga Uno dan Tim Suksesnya untuk memasuki wilayah Pondok Buntet Pesantren sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
-
Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan
-
BPN Prabowo Merasa Dipersekusi karena Sandiaga Ditolak di Banyuwangi
-
Pembentukan Pansus Cawagub DKI Pengganti Sandiaga Uno Jalan di Tempat
-
Sandiaga Ditolak Kampanye di Banyuwangi sampai Dihadang Massa
-
Rangkul Warga NU, Sandiaga Janji Hidupkan Kembali Kebijakan Gus Dur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana