Suara.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Fadli Zon sepakat dengan pengamat Politik Rocky Gerung yang menginginkan adanya pelibatan pengawas pemilu internasional terkait pelaksanaan Pilpres 2019. Namun, menurutnya, usulan lembaga pemantau asing itu bukan berarti muncul krisis kepercayaan dari masyarakat terhadap lembaga-lembaga penyelenggara pemilu.
Fadli mengatakan bahwa keberadaan pengawas atau pengamat internasional bernilai penting dan biasa dilakukan di negara-negara demokrasi. Fadli mendukung apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) mau menghadirkan pengawas dari luar negeri.
"Insyaallah akan ada pengamat internasional. Bukan pengamat tapi dari parlemen internasional kalau dari DPR," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Kamis (21/3/2019).
Dia pun menilai sangat wajar jika lembaga pemantau internasional dilibatkan untuk membantu KPU dan Bawaslu selama pelaksanaan pemilu dilaksanakan. Sebab, politikus Partai Gerindra itu menganggap
"Saya kira wajar mengundang dari lembaga-lembaga internasional atau dari parlemen atau dari negara lain," ujarnya.
"Sangat lumrah, sangat biasa kita juga sering diundang oleh negara-negara lain di dalam pemilu beberapa kali saya juga hadir juga di dalam pemilu di negara-negara lain," pungkasnya.
Sebelumnya, Rocky Gerung menilai kepercayaan masyarakat saat ini terhadap transparansi pelaksanaan Pemilu 2019 semakin menurun. Dia pun menganggap, tergerusnya kepercayaan masyarakat itu karena adanya dugaan praktik curang terkait pelaksanaan pemilu tersebut.
Melalui tulisan yang diunggahnya di akun Twitter pribadinya, @rockygerung pada Selasa (19/3/2019), dia pun menganggap sangat penting jika lembaga internasional bisa turut mengawasi jalannya pemilu di Indonesia, saat ini.
"Legitimasi Pemilu makin defisit. Gejala kecurangan makin kentara. Saya kira penting lembaga pemantau independen internasional ikut mengawasi. Demi transparansi demokrasi," kata Rocky.
Baca Juga: BPN Klaim Sandiaga Tak Pernah Lakukan Pencitraan di Pilpres 2019
Berita Terkait
-
Wacana Penyebar Hoaks Kena UU Terorisme, Fadli Zon: Sedang Mabuk atau Apa?
-
Cuitan Fahri Hamzah Tanggapi Video Rocky Gerung Dilepas bak 'Presiden'
-
5 Pekerjaan Ini Kebanjiran Order di Pemilu 2019
-
Fadli Zon Menyindir: Romi dan Jokowi Bak Dua Sejoli yang Tak Terpisahkan
-
Fadli Zon Minta Pemerintah Tegas Hadapi Kelompok Bersenjata di Papua
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek