Suara.com - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto curhat, bahwa sebenarnya ingin beristirahat dari segala aktivitas. Sebab, ia sudah merasa lelah dan mendapat protes dari anak semata wayangnya, Didit Hediprasetyo.
Prabowo, saat berpidato dalam acara Aliansi Pengusaha Nasional di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019) malam, menuturkan dirinya sudah sibuk menjalani beragam pekerjaan sejak usia 18 tahun.
Apalagi dia dulu adalah prajurit TNI, dan baru keluar dari lingkungan militer setelah 28 tahun mengabdi.
"Usia saya nanti Oktober, 68 tahun. Sebetulnya saya ingin istirahat. Saya belum pernah istirahat dari umur 18 tahun, saya tidak tahu libur," kata Prabowo.
Ia juga mengungkapkan, Didit anaknya juga kerap mengeluh sering terlupakan alias tak mendapat perhatian akibat Prabowo terlampau banyak aktivitas.
"Saya hanya punya satu anak, dia juga mengeluh, enggak pernah memperhatikan dia," ujarnya.
Namun, Prabowo menegaskan, rasa lelah dan ingin beristirahat itu kalah oleh ambisinya memperbaiki bangsa.
"Saya ingin istirahat, tapi saya tidak rela lihat negara ini seperti sekarang. Saya dibesarkan sebagai seorang kesatria, lebih baik saya yang hancur daripada rakyat yang menderita," tuturnya.
"Itu tekad saya dari muda. Saya telah tanda tangan tekad dari sejak umur 18 tahun, saya siap mati untuk Republik ini.”
Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Cek Akun Medsos untuk Seleksi Karyawan
Berita Terkait
-
Mobil Dinas Dipakai Relawan Prabowo, Puspen TNI Pergoki Kejanggalan Ini
-
Heboh Mobil Berpelat TNI Diduga Bawa Logistik Prabowo-Sandi, Ini Kata BPN
-
Hasil Survei Capres Berbeda dengan Litbang Kompas, Ini Penjelasan SMRC
-
Guyon Prabowo Minta Sumbangan, Erwin Aksa: Pengusaha Siap Beri Dukungan
-
Cerita Prabowo Dituduh Zionis hingga Islam KTP
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur