- Pengamat Politik Ray Rangkuti khawatir Sjafrie Sjamsoeddin di bursa capres 2029 mengulang tragedi politik seperti tahun 2004.
- Tragedi 2004 merujuk pada SBY, menteri kabinet Megawati, yang kemudian maju dan memenangkan Pilpres 2004.
- Ray Rangkuti menilai siklus politik serupa sulit terulang sebab rentang waktu 2004 ke 2029 sudah melewati batas 20 tahunan.
Suara.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengaku khawatir kemunculan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di bursa bakal capres 2029 akan mengulang tragedi politik Tahun 2004 lalu.
Saat itu, kata Ray, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) muncul sebagai lawan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2004.
Padahal, SBY saat itu merupakan Menteri kabinet dari Presiden Megawati, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia (2001-2004).
"Apa mungkin akan terjadi tragedi 2004 yang lalu? Apa tragedi 2004 itu? seorang perwira TNI yang menjadi anggota kabinet ketika ditanya oleh Megawati, eh Ente mau maju apa enggak? ia menjawab tidak, tapi terus bergerak di bawah untuk mempopulerkan namanya," ujar Ray dalam diskusi yang diselenggarakan DPP Indonesia Youth Congress di Tamarin Hotel, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Megawati, kata Ray, kala itu menyerah dan memecat SBY dari Menko Polkam. Hanya saja, keputusan Megawati tersebut menguntungkan SBY karena namanya makin melambung.
"Nyerah-lah Ibu mega, keluarlah pemecatan, begitu pemecatan dikeluarkan, namanya melambung tinggi dan korban politik pertama dari ibu mega. Lalu dia (SBY) tangkap kesempatan bentuk partai Demokrat melaju di Pilpres 2004 melawan Mega dan ia (SBY) menang," jelas dia.
Ray mengaku ragu jika kisah SBY terjadi pada Sjafrie Sjamsoeddin. Pasalnya, siklus 20 tahunan sudah lewat. Hanya saja, kata Ray, segala kemungkinan bisa terjadi dalam politik sehingga layak ditunggu dinamika jelang Pilpres 2029.
"Apakah kisah sama akan terjadi? Tentu tidak, sebab siklusnya sudah 20 tahun, tahun 2004 (kejadian SBY), sekarang 2026 dan sekarang pertarungannya 2029. Jadi 2029 itu sudah 25 tahun dan di Indonesia siklus politik itu umumnya terjadi 20 tahunan. Apakah Sjafrie akan melakukan siklus 20 tahunan seperti yang dilakukan SBY tahun 2004, kita tunggu tanggal mainnya," pungkas Ray.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Diprediksi Jadi 'Matahari Baru' di Pilpres 2029, Ini Pemicunya
Berita Terkait
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Diprediksi Jadi 'Matahari Baru' di Pilpres 2029, Ini Pemicunya
-
Akademisi UNAS Sebut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Berpotensi Jadi Matahari Baru di Pilpres 2029
-
Pengamat Ingatkan Menteri Jangan Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik
-
Ray Rangkuti: Sjafrie Sjamsoeddin Tambah Daftar Capres Individu di Pilpres 2029
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga