Suara.com - Jan Ethes Srinarendra, cucu Presiden Joko Widodo (Jokowi), kembali menjadi pusat perhatian. Wartawan yang sedang mewawancarai Jokowi bahkan dibuat tertawa oleh bocah 3 tahun itu.
Momen itu terjadi pada Rabu (3/4/2019) kemarin, saat Jokowi mengajak Jan Ethes ke tempat bermain anak di mal Solo Paragon, Solo.
Akun Twitter @giewahyudi mengunggah video kejadian lucu itu ke Twitter, Rabu. Terlihat Jokowi sedang menghadapi sejumlah wartawan yang menanyainya tentang penggilangan padi.
Jokowi menjawab pertanyaan-pertanyaan itu sambil menggendong Jan Ethes.
Kemudian, tiba-tiba Jan Ethes memerhatikan beberapa mikrofon wartawan yang diarahkan pada kakeknya. Ia sontak menundukkan kepalanya dan mengucapkan ocehan yang tak begitu jelas.
Meski begitu, Jokowi tetap melanjutkan penjelasannya dan tak mengabaikan racauan cucu pertamanya itu. Para wartawan pun tak berhenti mengajukan pertanyaan pada sang presiden.
Namun, lama-kelamaan, ocehan Jan Ethes makin panjang hingga terdengar suara tawa wartawan dari balik kamera.
Jokowi sendiri akhirnya tak bisa lagi menahan tawa. Apalagi, Jan Ethes kemudian tertawa sambil meringis, disusul para wartawan, yang tawanya makin kencang.
Jan Ethes sesekali menatap ke arah wartawan, menirukan kakeknya. Bocah menggemaskan itu seolah-olah sedang berbicara dengan para wartawan, tetapi dengan kata-kata yang masih sulit dipahami orang lain.
Baca Juga: CEO Huawei Ungkap Smartphone Flagship Masa Depan
"Saat menemani Jan Ethes main, Pak Jokowi ditanya wartawan soal acara tadi pagi bersama Gapoktan dan Perpadi di Sragen. Jan Ethes pun meracau, mungkin protes sama wartawan kok nggak enanya soal aku aja sih. Kerja mulu," tulis @giewahyudi, menyertai video itu.
Diberitakan Antara, saat bermain di mal, selain Jokowi, Jan Ethes juga ditemani oleh neneknya, Iriana, serta kedua orang tuanya, Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda.
Sebelumnya, Jokowi telah menghadiri acara silaturahmi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Perkumpulan Penggilingan Padi dan pengusaha Beras (Perpadi) di Sragen, Jawa Tengah.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil