Suara.com - Kenya menutup satu terminal keberangkatan di Bandara Jomo Kenyatta di Nairobi, setelah kebakaran yang dipicu oleh kerusakan sistem bagasi memaksa pihak berwenang mengevakuasi penumpang dan staf, kata operator bandara yang dikelola pemerintah, Kamis (4/4).
JKIA, yang dikenal sebagai bandara untuk gerbang masuk utama ke negara Afrika Timur tersebut, mengalami sejumlah gangguan penerbangan yang parah pada Agustus 2013 saat dilanda kebakaran.
Tidak ada korban luka dalam insiden terbaru, yang terjadi sebelum tengah malam pada Rabu, menurut pernyataan Otoritas Bandara Kenya (KAA).
"Semua penumpang dan staf di terminal tersebut dievakuasi dengan selamat dan kebarakan berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran bandara," katanya seperti dilansir Reuters.
KAA tidak menyebutkan apakah terjadi gangguan penerbangan akibat insiden tersebut. Namun, operasi penerbangan di terminal yang ditutup itu dialihkan ke terminal didekatnya seraya pihak bandara berupaya membukanya kembali.
Selain maskapai nasional, Kenya AIrways, yang menggunakan JKIA sebagai pusat kegiatanya, juga melayani sejumlah maskapai lain seperti Emirates, Turkish Airways, British Airways dan Ethiopian Airlines.
Berita Terkait
-
Heboh, Polisi Temukan Ratusan Miliar Uang Palsu Tersimpan di Bank
-
Keluarga WNI Korban Ethiopian Airlines Siap Bantu Identifikasi Jenazah
-
Ethiopian Airlines Kandangkan Seluruh Armada Boeing 737 Max 8
-
Kisah Antonis Ketinggalan Ethiopian Airlines sehingga Terhindar dari Maut
-
6 Hari Hilang, Pegiat HAM Ditemukan Tewas karena Gagal Aborsi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas