Suara.com - Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam sebuah septic tank atau tempat pembuangan kotoran di Pondok Pesantren Mumtaz Ibadurrahman, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Kejadian yang menggemparkan seluruh santri tersebut pertama kali diketahui pada Minggu (7/4/2019) malam.
Saat dihubungi, Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim mengatakan, bermula saat para santri hendak membersihkan septic tank karena saluran pembuangan tersumbat.
"Saluran pembuangannya mampet, jadi sejumlah santri mengecek untuk membersihkan septic tank, karena diduga mampet akibat sampah. Saat hendak membersihkan saluran itu, ternyata didapati mayat laki-laki disana," kata Abdul , Senin, (9/4/2019).
Abdul menjelaskan, mayat tersebut didapati dengan kondisi sudah rusak. Dari hasil evakuasi, diperkirakan jasad tersebut sudah berada sekitar 17 hari di saluran tersebut.
"Saat ditemukan kondisi korban sudah rusak pada beberapa bagian tubuhnya. Kami cek identitasnya dan diketahui, jasad itu atas nama Denko berusia 38 tahun dan warga Lebak," ujarnya.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Tangerang dan masih dilakukan otopsi untuk penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Korban Sebelumnya Dinyatakan Hilang
Sebelum ditemukan tewas dalam keadaan rusak di dalam septic tank, Denko Mulyono (38) sempat dilaporkan hilang.
Baca Juga: Dikubur di Septic Tank, Otak Pembunuhan Pensiunan TNI AL Tewas Kecelakaan
Budi Mulyadi (34) warga Kampung Kenceh, Kelurahan Cilayang, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak yang merupakan adik korban, sempat melaporkan kehilangan Denko ke Polsek Cipondoh pada Senin (25/3/2019) sekira pukul 17.00 WIB.
“Korban sempat dilaporkan hilang pada tanggal 25 bulan lalu oleh keluarganya ke Polsek Cipondoh. Menurut pengakuannya, pelapor terakhir kali mendengar kabar korban pada tanggal 20 Maret 2019,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim.
Informasi yang didapat, Dengko Mulyono merupakan seorang petugas kebersihan di Pondok Pesantren Mumtaz Ibadurrahman asuhan almarhum Kyai Cepot sejak tahun 2012 lalu.
Kontributor : Veronica Prasetio Sudiyono
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!