Suara.com - Aksi gebrak-gebrak podium yang dilakukan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto saat berorasi menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Wakil Sekretaris TKN Jokowi - Maruf Amin, Raja Juli Antoni menilai aksi itu sebagai bentuk cerminan asli Prabowo sebagai pemimpin yang emosional.
Aksi gebrak-gebrak podium tersebut dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra saat berorasi pada acara kampanye akbarnya di Stadion Kridosono, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/4/2019).
Saat itu Prabowo tengah membicarakan soal kelakuan elite di Jakarta yang tidak memihak rakyat.
"Mungkin masa kampanye yang panjang ini akhirnya membuka topeng dan bedak pencitraannya," kata Raja Juli dalam akun Twitter pribadinya @AntoniRaja pada Selasa (9/4/2019).
Raja Juli juga menilai kalau aksi gebrak-gebrak podium yang dilakukan Prabowo menjadi bukti kalau sifat asli mantan Danjen Kopassus itu sebagai orang yang emosional hingga merasa paling hebat.
"Beliau kembali menjadi pemimpin yang emosional, egoistik, self sentric dan merasa paling hebat," tandasnya.
Untuk diketahui, Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto sempat menggebrak-gembrak meja podium, saat berorasi di Stadion Kridosono, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/4/2019).
Prabowo tampak emosional sehingga menggebrak-gebrak meja podium tatkala menguraikan persoalan ekonomi politik, yang disebutnya dirusak oleh segelintir elite di Jakarta.
Baca Juga: Ikan Tuna Melimpah Berkat Aksi Susi Tenggelamkan Kapal Ilegal Fishing
"Segelintir elite di Jakarta seenak-enaknya saja merusak negara ini. Mereka itu bajingan-bajingan. Nanti pasti ada yang bertanya, ’Eh Prabowo sebut siapa yang dimaksud itu’. Nanti gue sebut nama lengkap dan alamatnya ya," tutur Prabowo.
Selanjutnya, ia sempat mengatakan TNI dan Polri harus netral alias tak berpihak pada Pemilu dan Pilpres 2019.
"Tentara dan polisi adik-adikku, jangan mau dijadikan alat pro-asing. Kalian ini adalah tentara rakyat, benar kan?" kata Prabowo sembari menggebrak-gebrak meja podium.
Berita Terkait
-
Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Suka Marah-marah Betul
-
Prabowo Gebrak-gebrak Podium, TKN: Karakter Dasar Calon Presiden
-
Kampanye Bareng Jokowi, Ma'ruf Ajak Pendukungnya Nyanyi dan Doa
-
Gegara Hujan Deras, Sandiaga Uno Jalani Kampanye Tersingkat
-
Soal Biksu Ikut Kampanye Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon: Ada Perwakilan Buddha
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin