Suara.com - Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Fadli Zon tidak yakin jika biksu yang hadir saat kampanye akbar di Stadion GBK, Minggu (7/4/2019) hanya gadungan. Fadli malah menuding jika berita biksu gadungan itu dibuat menjadi berita bohong untuk menyerang kubunya.
Fadli Zon mengatakan bahwa saat acara itu seluruh perwakilan dari masyarakat lintas agama dihadirkan dan benar adanya. Meskipun begitu, Fadli mengaku tidak kenal dengan sosok biksu yang diundang saat acara tersebut.
"Saya nggak tahu. (Tapi) itu kan perwakilan dari masyarakat Buddha, ada perwakilan masyarakat Kristen, Katolik," kata Fadli kepada Suara.com, Rabu (9/4/2019).
"Mana ada (gadungan). Itu fitnah biasalah karena mereka mau memfitnah pakai kaya khilafah nggak mempan masyarakat kita udah rasional justru mereka yang sebenernya bikin hoaks," sambungnya.
Fadli Zon juga menepis soal pengadaan biksu gadungan dalam acara kampanye akbar tersebut untuk mendapatkan sisi toleran. Fadli menjelaskan pihaknya tidak perlu memakai 'jasa' gadungan hanya untuk terlihat toleran.
Fadli Zon mengungkapkan di partai Gerindra sudah menerapkan sisi toleransi beragama yang tinggi. Dirinya mengklaim partai Gerindra berdiri sebagai satu-satunya partai yang paling lengkap memiliki perwakilan sayap agama.
"Di Gerindra itu ada sayap namanya Gemira, gerakan muslimin Indonesia Raya itu untuk sayap Islam, ada Gekira, gerakan Kristen Indoensia Raya ada namanya gema sadana untuk hindu dan buddha. Itu banyak disitu tokoh-tokoh agama hindu dan buddha, terus ada lagi petir persatuan tiongkok Indonesia raya," ujarnya.
"Kita yang paling bhineka tunggal ika coba di cari partai mana, di PDIP saja nggak ada," pungkasnya.
Untuk diketahui, Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya foto dua orang biksu yang menghadiri acara kampanye akbar Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (7/4) akhir pekan lalu.
Baca Juga: PDIP: Kata-kata Kasar Prabowo Runtuhkan Kredibilitas dan Martabat Pemimpin
Biksu yang hadir dalam acara itu disebut-sebut sebagai biksu gadungan. Foto itu diunggah melalui akun Twitter @yusuf_dumdum. Akun itu menyebut bahwa biksu yang hadir dalam acara kampanye akbar ternyata bukanlah biksu.
"Tipu-tipu lagi, ternyata bukan biksu, biar dianggap toleran," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (8/4/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Sebut Kebiadaban Rezim Tirani, Puisi Fadli Zon untuk Ahmad Dhani
-
Khawatir KPU Dihack, Fadli Zon: Hitung Manual Saja, Buang Itu Server
-
Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Diperkosa, Fadli Zon: Penguasa yang Memperkosa
-
Kampanye di Yogyakarta, Prabowo Bawa Pulang Rp 39 Juta dan Singkong
-
Di Hadapan Amien Rais, Prabowo Gebrak-gebrak Meja
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis