Suara.com - Aparat Polres Banjarbaru telah meringkus seorang lelaki berinisial MJ (30) yang kerap beraksi melakukan aksi pemerasan dengan berpura-pura sebagai anggota polisi. Aksi polisi abal-abal sudah dilakukan MJ beberapa kali di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
"Tersangka MJ (30) telah lama masuk DPO Polres Hulu Sungai Selatan yang ditangkap di tempat persembunyiannya di Banjarbaru," terang Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah, Selasa (16/4/2019).
Sebelumnya, Tim Unit Buser Polres Banjarbaru mendapat informasi keberadaan MJ yang identitasnya masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Hulu Sungai Selatan berada di Kota Banjarbaru.
Kemudian Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya, memerintahkan jajarannya mendukung Satreskrim Polres Hulu Sungai Selatan melakukan penyelidikan hingga berhasil mendeteksi lokasi persembunyian tersangka.
"Pelaku kami tangkap di Komplek Mustika Angkasa, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru. Dia sempat mau melarikan diri melalui atap rumah, namun berkat kesigapan anggota pelaku berhasil diringkus," beber Aryansyah seperti dilansir Antara.
Pria yang beralamat asal di Desa Bariang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan itupun langsung diserahkan ke Polres HSS yang proses hukum lebih lanjut.
Dari catatan polisi, tersangka telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana Pasal 365 KUHP di wilayah hukum Polres HSS bersama pelaku lain yang sudah ditangkap.
Adapun modusnya, mengaku sebagai anggota polisi dan menodongkan pistol yang belakangan diketahui hanya pemantik api kepada korbannya.
"Pelaku juga tak segan melakukan kekerasan terhadap korbannya saat merampas harta benda milik korban," kata Aryansyah.
Baca Juga: Iriana Menangis di Pelukan Jokowi usai Mencium Hajar Aswad
Berita Terkait
-
Kala Aksi Tipu Playboy Kampung Terkuak di Rumah Janda Buruannya
-
Demi Rebut Hati Janda, Penjual Selimut Nyamar Jadi Polisi
-
Modus Asmara 3 Bulan, Anggota BIN Abal-abal Kuras Uang Wanita Jutaan Rupiah
-
Jadi Tersangka, Keluarga Penyuap Romahurmuziy Diperas KPK Gadungan
-
Intel Gadungan Manfaatkan Kemolekan Istri buat Gaet Korban di Medsos
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek