Suara.com - Taman Margasatwa Ragunan akan membebaskan biaya tiket masuk bagi pengunjung yang telah memberikan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Taman Margasatwa Ragunan diperkirakan padat pengunjung di hari libur Pemilu 17 April dan libur hari kematian Yesus Kristus di kayu salib pada Jumat (19/4/2019).
Wahyudi Bambang, staf pelayanan informasi Taman Margasatwa Ragunan, menjelaskan, Selasa, sama seperti tempat wisata lain, Ragunan juga mempunyai promo spesial bagi pengunjung yang telah mencoblos pilihannya pada Pemilu 2019.
Selain itu, menurut dia, Ragunan juga akan mulai beroperasi mulai pukul 13.00 hingga 16.00 khusus pada saat Pemilu 2019 berlangsung.
"Kita memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi terlebih dahulu," kata Bambang saat di temui di Taman Margasatwa Ragunan.
Lalu ia juga menjelaskan, setelah mencoblos dan mendapat tanda tinta di jarinya, pengunjung dapat masuk dan berwisata di Ragunan secara gratis.
"Kalau mereka bisa menunjukkan tanda tinta di jari, barulah kami perbolehkan masuk," lanjut dia.
Selain itu, dia juga mengungkapkan telah mengantisipasi akan terjadinya lonjakan pengunjuk di esok hari dengan menambahkan petugas di pintu masuk dan juga menyediakan lahan parkir di dalam area Ragunan jika lahan parkir di luar sudah dipenuhi oleh kendaraan pengunjung. (Antara)
Berita Terkait
-
H-1 Pencoblosan, Selebaran Golput di Pemilu 2019 Beredar di Makassar
-
Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump
-
Beda dengan Jokowi, Kaesang dan Gibran Bakal Nyoblos di TPS Manahan Solo
-
Jelang Pemilu, Kampung Akuarium Sering Didatangi Serangan Fajar
-
Jelang Pemilu, Ketua DPR Ziarah ke Makam Ayahanda
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret