Suara.com - Satibi (59), ditangkap jajaran Polsek Senen lantaran kedapatan melakukan aksi kampanye untuk Partai Keadilan Sejahtera dan Capres serta Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019) siang.
Perilaku pria paruh baya tersebut berbanding terbalik dengan masa tenang, di mana kampanye sudah tidak lagi dibolehkan.
Kapolsek Senen Komisaris Muhammad Syafe'i mengatakan, aksi Satibi atas suruhan kader PKS bernama Rifki.
"Iya betul ada kejadian itu. Pelaku sempat diamankan oleh RT6/7 Paseban, Pak Bowo, untuk menghindari amarah warga. Sekarang sudah diamankan di Kantor Panwas Kecamatan Senen," kata Syafe'i kepada wartawan.
Kepada polisi, Satibi mengakui diberikan uang Rp 200 ribu oleh Rifki untuk mengedarkan brosur ke warga RT8/RW2, Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Satibi menyebarkan brosur tersebut sejak pukul 09.00 WIB dari rumah satu ke rumah lainnya.
"Ia menyebarkan door to door ke rumah warga membawa alat peraga kampanye (APK) seperti brosur," jelasnya.
Satibi akhrinya diringkus pada pukul 14.50 WIB berdasarkan laporan dari seorang ustaz Yusrul pada pukul 14.00 WIB.
Ustaz Yusuf juga mencatat alamat serta memotret wajah Satibi. Setelah itu, Satibi dipersilakan pulang ke rumahnya.
Ternyata alamat Satibi berdekatan dengan rumah Ustaz Fathoni yang merupakan rekan Ustaz Yusuf. Ustaz Fathoni lantas membenarkan Satibi merupakan tetangganya yang tinggal di Jalan Murthado.
Baca Juga: Bawaslu Sita Ratusan Tabloid Pro Prabowo - Sandiaga Beredar di Masa Tenang
Berdasarkan Informasi tersebut, Panwascam Kecamatan Senen Solati didampingi dari unit Intel Polsek Senen mendatangi rumah Satibi. Ia kemudian dibawa oleh Panwascam ke Kantor Panwascam Kecamatan Senen.
Saat diinterogasi, Satibi mengatakan brosur tersebut didapat dari Rifki pada Minggu (14/4/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.
"Pengakuan Satibi dia diberi uang Rp200 ribu oleh Rifki (anggota PKS)," ungkap Syafe'i.
"Saudara Rifki juga sudah datang ke Panwascam Senen. Perkara ditangani Bawaslu Jakarta Pusat," tutupnya.
Dalam brosur yang telah disebarkan Satibi bertuliskan:
- Coblos PKS
- PKS menang Prabowo Presiden
- PKS Menang Sandi Wakil Presiden
- Bergabung bersama 100 Juta Pengguna Sepeda Motor yg akan merasakan program PKS
- SIM seumur hidup
- Penghapusan Pajak Sepeda motor
- UU perlindungan Ulama
- Penghasilan hingga 8 Juta bebas Pajak
- Logo PKS dan Gambar Capres & Cawapres di belakang Pamplet Ada Quisioner pertanyaan dan Jawaban.
Berita Terkait
-
Ungkit People Power di Masa Tenang, Amien Rais: Curang, Prabowo Saya Gasak!
-
H-1 Pencoblosan, Sandiaga Ingin Kumpul Bareng Keluarga
-
Gelar Patroli Siber, Bawaslu Temukan Banyak Pelanggaran Pemilu di Medsos
-
Masa Tenang Jelang Pencoblosan, Spanduk Provokatif Bertebaran di Depok
-
Isi Masa Tenang Pemilu, Ma'ruf Amin Pilih Main Bareng Cucu di Taman Kodok
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik