Suara.com - Perolehan suara Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kalah telak di dua tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di posko pemenangannya yang berada di Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).
Dua lokasi TPS tersebut, yakni TPS 28 Sumber dan TPS 29. Dari data yang dikumpulkan Suara.com di TPS 28 Sumber, pasangan Jokowi - Maruf menang telak dengan 233 suara, sedangkan Prabowo - Sandi yang hanya mengumpulkan 18 suara.
Dari total 252 suara yang masuk, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 28 Sumber mencatat ada satu suara yang tidak sah. Sementara itu, total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada di TPS 28 Sumber ini ada 286 pemilih.
Kemudian di TPS 29 Sumber, Pasangan Jokowi - Maruf menang dengan raihan 206 suara unggul jauh dari Pasangan Prabowo - Sandi yang mengumpulkan 50 suara.
Sementara itu, dari total 262 suara yang digunakan, 6 diantaranya tidak sah. Sementara itu 35 surat suara sisa tidak digunakan dalam Pemilihan Presiden ini.
Untuk diketahui, TPS 28 Sumber berada di komplek perumahan belakang posko BPN Prabowo - Sandi di Solo. TPS tersebut digunakan warga RT 1 sampai RT 3 RW 8 Kelurahan Sumber untuk mencoblos.
Adapun TPS 29 Sumber berjarak sekitar 100 meter dari Posko BPN Prabowo - Sandi. Lokasi TPS ini digunakan warga RT 4 dan RT 5 RW 8 Kelurahan Sumber untuk menyalurkan suara mereka di Pemilu 2019.
Sementara itu, dari amatan Suara.com, tidak terlihat adanya aktivitas di Posko BPN Prabowo - Sandi dan juga atribut penanda yang dipasang. Padahal, sebelumnya posko tersebut diresmikan pada Januari 2019.
Untuk diketahui, Pilpres 2019 yang digelar pada 17 April 2019, diikuti oleh 190.770.329 pemilih. Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan KPU paling banyak ada di Jawa Barat, yakni 33 juta individu.
Wilayah lain yang mencatatkan jumlah pemilih lebih dari 10 juta adalah Jawa Timur dan Jawa Tengah, masing-masing 30,9 juta dan 27,8 juta.
Baca Juga: Kalah di Quick Count, Prabowo Tuduh Lembaga Survei Sengaja Giring Opini
Provinsi dengan jumlah DPT paling sedikit adalah Kalimantan Utara tercatat 450 ribu pemilih.
Sementara jumlah TPS Pilpres 2019 mencapai 809 ribu unit. Angka ini hampir dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Pilpres 2014 yang hanya 477 ribu.
Kontributor : Muhamad Alfi Makhsun
Berita Terkait
-
Kalah di Quick Count, Prabowo Tuduh Lembaga Survei Sengaja Giring Opini
-
Tahan Deklarasi Kemenangan, Jokowi: Tunggu Perhitungan KPU
-
Tak Biasa, Deretan TPS Unik untuk Pemilu 2019 Ini Curi Perhatian
-
Incognito Berbuah Manis, Jokowi Menang Telak di TPS Tambaklorok Semarang
-
CEK FAKTA: Heboh Ada TPS Tawarkan Doorprize Cincin Emas, Benarkah?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok