Suara.com - Memasuki Senin (22/4/2019) pagi pukul 06.00 WIB, terjadi sedikit pergerakan hasil real count Pilpres 2019 oleh KPU.
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin masih unggul atas pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Data itu merujuk pada real count yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dilansir dari situs resmi kpu.go.id, suara real count yang masuk hingga Senin pagi pukul 06.00 WIB sudah 13,4 persen atau baru memuat 109.042 dari 813.350 total Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuat oleh KPU.
Secara nasional, pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin memperoleh 54,66 persen atau 11.334.002 suara. Sementara pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh 45,34 persen atau 9.401.259 suara.
Sementara untuk hasil hitung suara Pemilihan Legislatif DPR RI 2019, PDIP masih unggul dengan 19,79 persen suara. Kemudian disusul Partai Golkar dengan 13,86 persen suara. Untuk peringkat ketiga ditempati oleh Partai Gerindra dengan 11,43 persen lalu ikuti oleh Partai NasDem sebesar 9,58 persen.
Untuk masyarakat yang ingin melihat hasil atau update informasi real count Pilpres 2019 maupun hasil Pileg 2019, bisa mengakses situs kpu.go.id di sini.
Berikut hasil hitung suara Legislatif DPR RI 2019:
1. PDI Perjuangan : 19,79 persen
2. Partai Golkar : 13,86 persen
3. Partai Gerindra : 11,43 persen
4. Partai NasDem : 9,58 persen
5. PKS : 8,29 persen
6. PKB : 8,05 persen
7. Partai Demokrat : 7,69 persen
8. PAN : 6,94 persen
9. PPP : 4,12 persen
10. Perindo : 2,58 persen
11. PSI : 2,11 persen
12. Berkarya : 2,08 persen
13. Hanura : 1,52 persen
14. PBB : 0,97 persen
15. Garuda : 0,52 persen
16. PKPI : 0,35 persen
Hingga sampai saat ini, KPU masih terus melakukan penghitungan baik terhadap capres-cawapres maupun terhadap Calon Legislatif.
Baca Juga: Real Count KPU Minggu Siang: Jokowi 53,97% - Prabowo 46,03%
Tag
Berita Terkait
-
Satu Panwascam dan Caleg PDIP Tersangka Pembakaran Surat Suara di Jambi
-
Terungkap, Ini Alasan Rapper Saykoji Dukung Jokowi di Pilpres
-
BPN: Prabowo Sibuk, Belum Pikirkan Pertemuan dengan Utusan Jokowi
-
Moeldoko Perlihatkan War Room Jokowi - Ma'ruf untuk Rekapitulasi Suara
-
Jumlah Suara Membengkak, Bawaslu Temukan Kesalahan Hitung Pileg di Dua TPS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
Pengamat: Pernyataan Menhan Soal Direksi Himbara Di Luar Kapasitas