Suara.com - Rena Gustiana (18) menjadi korban penipuan usai berkenalan dengan seorang pria berinisial AS (35) lewat jejaring media sosial Facebook. Usai berkenalan, warga Tambora, Jakarta Barat tersebut awalnya mendapat tawaran pekerjaan dari AS.
Tergiur dengan tawaran pekerjaan tersebut, keduanya lantas sepakat membuat janji untuk bertemu di TK Budi, Jalan Jembatan Besi, Jakarta Barat pada Senin (8/4/2019).
AS lantas meminjam ponsel genggam milik Rena dengan alasan hendak memindahkan data. Dengan buaian manisnya, AS meminta Rena menunggu sekitar 40 menit.
"Saat ketemu, handphone korban diminta oleh pelaku dengan alasan hendak memback-up data dan disuruh untuk menunggu kurang lebih 40 menit," ucap Kapolsek Tambora Iver Son Manossoh kepada wartawan, Senin (29/4/2019).
Merasa menunggu telalu lama, korban pun sempat menghubungi pelaku dengan nomor lain. Hanya saja saat itu tak ada jawaban.
Sadar telah menjadi korban penipuan AS, Rena lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambora.
Rena kembali menghubungi AS pada Jumat (26/4/2019) untuk kembali bertemu. Alasannya, untuk memancing pelaku keluar.
“Sesaat Pelaku datang, akhirnya pelaku berhasil diamankan dan ditangkap oleh anggota buser Reskrim Polsek Tambora dan saksi berikut barang bukti milik korban yang berhasil disita dari pelaku,” jelasnya.
Baca Juga: Puluhan Korban Penipuan Penukaran Mata Uang Asing Sambangi Polda Metro Jaya
Berita Terkait
-
Modus Jajan Permen, Duo Wanita Penggendam Gasak Harta Benda Pemilik Warung
-
Puluhan Korban Penipuan Penukaran Mata Uang Asing Sambangi Polda Metro Jaya
-
5 Fakta Pendiri PA 212 Buchari Muslim Tipu Jemaah Haji Senilai Rp 1,9 M
-
Polisi Tahan Caleg PAN Buchari Muslim di Kasus Penipuan Visa Haji
-
Pendiri PA 212 Buchari Muslim Tipu Jemaah Haji, Begini Reaksi Anak Jokowi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri