Suara.com - Aparat gabungan Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara (Polres HSU) dan Polres Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah meringkus dua orang wanita berinisial MT (47) dan ET (44) terkait kasus penipuan bermodus hipnotis alias gendam.
Penangkapan terhadap emak-emak yang mengenakan jilbab itu dilakukan saat keduanya berada di depan kantor BNI, Jalan Ahmad Yani, Kelurahaan Mabu’un, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong pada Jum’at (12/4/2019) pukul 17.30 WITA.
Kuar Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres HSU Ipda Rianda Putra Utama, mengatakan keduanya ditangkap setelah menggasak uang dan harta pemilik warung.
“Di mana pada saat itu (penangkapan), pelaku sedang melakukan transaksi di ATM,” ucap Ipda Rianda seperti dikutip Kanalkalimantan.com--jaringan Suara.com, Minggu (14/4/2019).
Kedua wanita ini bermodus pura-pura membeli permen di toko milik Misrukiah. Pelaku nyelonong begitu saja masuk ke warung, dan langsung bersalaman ke pemilik toko. Setelah itu, kata Rianda, pelaku mengusapkan tangannya ke kepala sampai kaki korban. Sentuhan ini membikin Misrukiah menuruti apapun perintah kedua pelaku.
“Pertama, korban disuruh mengambil beras, toples, air dan gula. Setelah itu, gula ini dicampur air dimasukkan ke dalam toples, dan dimintanya untuk meletakkan gelang emas korban seberat 50 gram di dalam toples tersebut,” bebernya.
Menurut Rianda, pelaku sempat bertanya ke korban soal uang tunai yang dimilikinya. Lantaran sudah terhipnotis, dua emak-emak itu pun lalu meminta agar korban mengambil uangnya sebesar Rp 26 juta.
“Korban langsung memberikan uang tersebut kepada dua pelaku tanpa sadar. Uang langsung diletakkan ke dalam tas. Lalu pelaku bilang ingin memberikan korban kerudung dan baju,” kata Rianda Putra Utama.
Kedua pelaku juga sempat mengajak ngobrol Misrukiah dengan niat hendak membeli rumah di sekitar rumah korban. Selain itu, pelaku ingin memberi syarat dagang ke korbannya dengan cara mengambil perhiasan emas yang dicelupkan ke air teh dalam botol. Pelaku akhirnya menggondol perhiasan tersebut.
Baca Juga: Didampingi Rocky Gerung dan Hinca Panjaitan, SBY Mencoblos di Singapura
Sebelum meninggalkan warung, pelaku mengusapkan lagi tangannya ke kepala sampai kaki korban. Atas kejadian ini, korban merugi Rp 55.250.000. Sesaat setelah digendam, korban dan keluarganya melaporkan kejadian ke Mapolres HSU.
MT alias MG (47) diketahui tinggal di Gang Rahman RT 13, Jalan Pangeran, Kelurahan Kayutangi, Kota Banjarmasin. Adapun ET alias ES (44) tinggal di Komplek Kanaungan Jaya 2 No 46 RT 036, Jalan Mahatkasan, Kelurahan Kuripan, Kota Banjarmasin.
Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita barang bukti mobil Toyota Calya putih DA 8917 BK, gelang emas 50 gram, beberapa kartu ATM, buku tabungan, kembang untuk jampi-jampi, spidol, telepon seluler putih, dan kerudung hitam.
Berita Terkait
-
Lima Penambang Tewas Saat Pendulangan Intan Tradisional Longsor
-
Puluhan Korban Penipuan Penukaran Mata Uang Asing Sambangi Polda Metro Jaya
-
Cekcok dengan Istri, Hakim Bakar Rumah Sendiri dan Tetangga
-
5 Fakta Pendiri PA 212 Buchari Muslim Tipu Jemaah Haji Senilai Rp 1,9 M
-
Polisi Tahan Caleg PAN Buchari Muslim di Kasus Penipuan Visa Haji
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya
-
Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?
-
Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar
-
Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium