Suara.com - Wartawan senior Karni Ilyas menyatakan dukungannya pada Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera untuk menjadi Jaksa Agung.
Namun, pernyataan itu ia sertai dengan analogi bernada satire dan diakhiri dengan kalimat yang meyakinkan, seolah dirinya benar-benar memberikan dukungan untuk ahli hukum yang telah pindah haluan ke kubu capres petahana Joko Widodo (Jokowi) itu.
"Mohon maaf, saya mendukung Pak Kapitra Ampera jadi Jaksa Agung yad. Hanya beliau orang Indonesia yang mampu berubah dari Kuda Troya jadi Kotak Pandora. Di tangan beliau sebagai Jaksa Agung saya percaya penegakan hukum akan semakin baik," cuit Presiden Indonesia Lawyers CLub (ILC) itu, Rabu (1/5/2019).
Pernyataan dukungan tersebut rupanya dianggap serius oleh sejumlah warganet.
Salah satunya pengguna akun @pontilism. Membaca kicauan Karni Ilyas, ia mengira bahwa akun @karniilyas itu telah diretas.
"Apakah akun ini sedang di-hack?" tanya @pointilism.
Karni Ilyas kemudian menjawab dengan pernyataan bahwa akunnya tidak sedang di-hack.
Lebih lanjut, ia memberi penjelasan yang mengandung sarkasme. Dirinya mengaku tengah menikmati asyiknya menjadi orang dungu.
"Saya pastikan akun saya tidak di-hack. Saya cuma lagi mencoba menikmati jadi orang dungu. Ternyata asyik juga. Maaf," ungkap Karni Ilyas.
Baca Juga: Kapitra Ampera Minta Jatah ke Jokowi: Saya Mau Jadi Jaksa Agung
Diberitakan sebelumnya pada Selasa (30/4/2019), Kapitra Ampera mengaku tak mau melenggang ke Senayan meskipun perolehan suara untuknya pada Pemilu 2019 mencukupi.
Mantan kuasa hukum pentolan Fornt Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tersebut mengatakan, lebih menginginkan jabatan sebagai Jaksa Agung jika paslon 01 Jokowi-Maruf terpilih pada Pilpres 2019.
Menurut keterangan Kapitra Ampera, alasan dirinya ogah menjabat di DPR berkaitan dengan rumor bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) meminta jatah pucuk pemimpin DPR dan MPR ke Jokowi, setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu dengan Presiden Jokowi di istana pada pekan lalu.
"Tapi saya tak maulah jadi anak buah PAN, iya kan? Saya jadi Jaksa Agung sajalah," kata Kapitra Ampera saat dihubungi Suara.com, Selasa (30/4/2019).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal